Ketika Surat Putri Diana Jadi Kenyataan: "Charles Ingin Saya Mati Dalam Kecelakaan"

Kematian nahas Putri Diana akibat kecelakaan fatal pada 1997 hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.

Ketika Surat Putri Diana Jadi Kenyataan:
Intisari
Tulisan tangan Diana 

TRIBUNJAMBI.COM - Kematian nahas Putri Diana akibat kecelakaan fatal pada 1997 hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.

Meski telah diputuskan oleh pihak berwenang adanya kesalahan dari sang sopir yang mengemudi di bawah pengaruh alkohol, nyatanya tidak sedikit orang yang percaya akan teori konspirasi rencana pembunuhan Putri Diana.

Baca: 21 Tahun Setelah Kematiannya, Baru Terungkap Penampakan Makam Putri Diana

Baca: Saksi Kasus Pipanisasi Eri Dahlan Blak-blakan, Sebut Kontraktor Bernama SF Minta Mark Up

Bahkan, bos Harrods bernama Mohamed al-Fayed yang tidak lain adalah ayah dari kekasih Diana, Dodi al-Fayed meyakini putranya dan sang putri dibunuh oleh pihak istana.

Bagaimanapun, kecelakaan nahas ini terjadi dengan mengerikan.

Bangkai mobil benar-benar remuk, radiatornya melesak hingga tempat duduk supir dan bemper depan terlipat hingga kaca depan mobil seperti dilansir dari Youtube Nessie Judge.

Beberapa bukti menjadi indikasi kuat untuk percaya pada teori konspirasi tersebut seperti yang terangkum dalam Dailystar.co.uk.

Baca: Karena Mengusut Tuntas Kasus Korupsi, Wartawan Wanita ini Diperkosa dan Dibunuh

Baca: FH Unja Gelar Seminar Internasional, Pembicara dari Universitas Charles Darwin dan Thailand

1. Surat tulisan tangan Diana : "Charles ingin saya mati dalam kecelakaan mobil,"

Bukti paling kuat untuk mendukung kebenaran teori konspirasi ini adalah surat yang ditulis sendiri oleh Diana.

Salah satunya berisi mengenai rencana Charles untuk membenuhnya dalam suatu kecelakaan fatal.

Surat ini diberikan Diana pada pelayan pribadinya, Paul Burrell pada Oktober 1993.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved