Pilot TNI Untuk Pesawat F-16 Ternyata Dilarang Terbang Saat Pilek & Harus Kenakan Seragam Khusus ini

Ini menjadi tugas seorang dokter penerbangan. Dia harus mempelajari peristiwa langka tapi nyata ini dan menyelamatkan sang pilot

Pilot TNI Untuk Pesawat F-16 Ternyata Dilarang Terbang Saat Pilek & Harus Kenakan Seragam Khusus ini
Intisari
Pilot F-16 memakai baju khusus. 

TRIBUNJAMBI.COM – Kalau tidak dipakai, si penerbang bisa pingsan di udara. Marsekal Pertama TNI dr. H. Raman Ramayana Saman menceritakan pengalamannya sebagai dokter penerbangan militer.

Pengalamannya itu dituliskan oleh Gede/Yanto, dalam Baju Khusus untuk Penerbang F-16, yang pernah dimuat di Majalah Intisari edisi November 1990.

Dalam suatu latihan terbang, dua pesawat terbang latih HS Hawk bertabrakan di udara. Ini terjadi pada tahun 1981. Nampaknya Dewi Fortuna masih melindungi kedua penerbangnya.

Seperti yang dikutip TribunJambi.com dari Intisari, mereka yang masih berstatus siswa penerbang itu selamat, namun dengan mata memerah.

Setelah diamati, ternyata ada partikel-partikel yang menancap pada kornea mata mereka.

Ini menjadi tugas seorang dokter penerbangan. Dia harus mempelajari peristiwa langka tapi nyata ini dan menyelamatkan sang pilot dari cedera mata.

Partikel itu harus dicabut begitu muncul di permukaan bola mata. Benda-benda renik itu nongol karena ada tekanan dari dalam yang mendorongnya.

Satu demi satu pecahan tak diundang itu disingkirkan hingga satu setengah tahun lamanya.

Baca: Syarat Menjadi Istri Seorang TNI yang Cukup Ketat! Tes Keperawanan Hingga Ikuti Tes Bimbingan Mental

Sang pilot yang nyaris di-walk out, akhirnya bisa terbang kembali. Itulah yang dilakukan Marsekal Pertama TNI dr. H. Raman Ramayana Saman (52), Direktur Kesehatan TNI AU di Markas Besar TNI AU, yang saat itu masih sebagai dokter penerbangan.

Minum pil, wah bahaya!

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved