Terjadi Secara Sembunyi-sembunyi, Bawaslu Sebut Kota Jambi Rawan Politik Uang

"Politik uang ini terjadi secara sembunyi-sembunyi. Sehingga sulit dideteksi," kata Ari Juniarman.

Terjadi Secara Sembunyi-sembunyi, Bawaslu Sebut Kota Jambi Rawan Politik Uang
tribunjambi/andika
Bawaslu Kota Jambi, gelar sosialisasi pengawasan pemilu legislatif dan presiden, di Hotel Wiltop, Selasa (6/11). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kota Jambi, masih rawan praktek politik uang. Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Kota Jambi, Ari Juniarman, saat pembukaan sosialisasi pengawasan pemilu legislatif dan presiden, di Hotel Wiltop, Selasa (6/11).

Menurut Ketua Bawaslu Kota Jambi, Ari Juniarman, praktik politik uang masih kerap terjadi di Kota Jambi. Ini menjadi pengalaman saat pemilu kepala daerah beberapa waktu lalu.

Bawaslu Kota Jambi, gelar sosialisasi pengawasan pemilu legislatif dan presiden, di Hotel Wiltop, Selasa (6/11).
Bawaslu Kota Jambi, gelar sosialisasi pengawasan pemilu legislatif dan presiden, di Hotel Wiltop, Selasa (6/11). (tribunjambi/andika)

Baca: Banjir Putus Akses Jalan di Desa Intan Jaya Muara Papalik Tanjabbar

"Politik uang ini terjadi secara sembunyi-sembunyi. Sehingga sulit dideteksi," kata Ari Juniarman.

Dia mengatakan, penyebab politik uang adalah masyarakat yang cuek dan mau menerima uang. Masyarakat banyak yang lupa atau tidak tahu soal efek yang terjadi jika menerima politik uang.

"Bisa kena sanksi pidana, kita serius soal ini," katanya. (*)

Penulis: andika
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved