Sempat Diamankan karena Diduga Mau Menculik, Hasil Interogasi Polisi Pria Ini Diserahkan ke Dinsos

Sempat beredar kabar Senin (6/11) malam ada seorang lelaki diduga akan melalukan penculikan anak di wilayah kabupaten

Sempat Diamankan karena Diduga Mau Menculik, Hasil Interogasi Polisi Pria Ini Diserahkan ke Dinsos
TRIBUN JAMBI/WAHYU HERLIYANTO

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Sempat beredar kabar Senin (6/11) malam ada seorang lelaki diduga akan melalukan penculikan anak di wilayah kabupaten sarolangun

Namum dugaan penculikan anak yang berlokasi di Desa Ujung Tanjung Kampung Empat Kecamatan Sarolangun secara resmi dibantah oleh pihak Polsek Kota Polres Sarolangun.

Baca: Kebakaran Pabrik Triplek di Sarolangun Kembali Terjadi, Kali Ini Lebih Besar

Kapolsek Kota Sarolangun, Iptu Rendie Rienaldi, melalui Kanit Patroli Aiptu E. Aritonang, Selasa (06/11) menerangkan, kronologis kejadian adalah pada hari Senin tanggal 05 Nopember 2018 sekitar pukul 19.30 WIB malam.  Pelaku ditangkap oleh warga dan diantarkan oleh Kepala Desa Ujung Tanjung Kecamatan Sarolangun, Paisol.

Dengan mendatangi Polsek Sarolangun dan memberitahu ada orang yang diamankan warga dan diduga akan melakukan penculikan. Selanjutnya Kepala Desa beserta personil piket menjemput orang yang diduga tersebut di Desa Ujung Tanjung dan membawa ke Polsek Sarolangun.

Selanjutnya personil Polsek melakukan Interogasi terhadap pria tersebut.  Ternyata orang tersebut kurang sehat ingatan.

Adapun Identitasnya bernama Sugiono bin Parijan, Laki-laki, 32 Tahun, Tidak Bekerja, Alamat Jawa Timur.

“Penyerahan itu benar, tapi setelah kita panggil kadesnya, tidak ada masyarakatnya yang kehilangan anak. Bahkan Babin sudah turun langsung ke lapangan, dan tidak ada laporan penculikan anak,” kata Ari Tonang.

Baca: Cemburu Sang Anak Sudah Punya Pacar, Warga Muarojambi Ini Tega Menyetubuhinya Hingga Lima Tahun

Baca: Warga Korban Banjir di Kecamatan Serai Serumpun Tebo Butuh Bantuan Obat, Sembako dan Air Bersih

Saat ini, orang tersebut sudah diserahkan ke pihak Dinas Sosial Sarolangun. “Saya mengimbau gunakan alat komunikasi yang canggih sebagai media yang bijak jangan menggunakan media sosial alat untuk meresahkan sebelum ada buktinya,” katanya Tegas.

Sementara itu, Kadis Sosial Pemkab Sarolangun melalui Kasi Penyuluhan. Dolli saat dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya secara resmi menerima laporan tersebut dan pihaknya akan membawa pelaku yang diduga orang gila tersebut.

“Iya kita hari ini melakukan penjemputan orang ini, dan akan kami antarkan ke alamat tujuan ” Kata Dolli.

Ditanya terkait persoalan apakah orang tersebut mengalami gangguan jiwa, dirinya tidak bisa memastikan

“Yang jelas kami tidak bisa memastikan dia orang gila atau tidak, yang bisa itu dokter. Namun yang jelas secara kasat mata tampang orang ini terlihat lusuh dan dugaan sementara dia kurang sehat,” terangnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Kades Ujung Tanjung, Faisol, saat dimintai keterangan di Polsek Kota juga membenarkan pernyataan pihak kepolisian bahwa isu tersebut seperti yang beredar di media sosial tidak benar.

Baca: Panitia Seleksi Minta Peserta Tes CPNS yang Gagal Ujian SKD Sabar dan Terus Lakukan Pengecekan

Baca: Ini Kronologis Pengungkapan 1 Kg Kokain Asal Riau 

Baca: Pria Ini Renggut Keperawanan Putri Kandungnya Setelah Diancam Dibunuh dengan Pisau

“Saya sampaikan bahwa orang yang diduga melakukan penculikan anak itu tidak benar, orang ini diduga kurang sehat ingatan dan sudah kita antar ke polsek kkota. Saya sampaikan juga sampai saat ini tidak ada warga yang menjadi korban penculikan anak,” kata Paisol.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved