Kasus Pencurian

Bertengkar Gara-gara Uang Makan, Dua Pemuda Nekat Jambret Ponsel

Sepertinya kedua anak muda ini tak perlu lagi bertengkar karena uang makan di jeruji besi. Usai tertangkap dan diamuk massa,

Bertengkar Gara-gara Uang Makan, Dua Pemuda Nekat Jambret Ponsel
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan AJ

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sepertinya kedua anak muda ini tak perlu lagi bertengkar karena uang makan di jeruji besi. Usai tertangkap dan diamuk massa, Julius Leonardo Sihombing (21) dan Ricardo Lumbantoruan (20) langsung diseret ke pihak berwajib untuk diamankan.

Pasalnya, mereka telah melakukan percobaan pencurian ponsel dengan menjambret. Usut punya usut, aksi nekat itu mereka lakukan karena butuh uang buat makan.

Baca: Usai Ceritakan Keponakannya yang Korban JT-610, Nasrul Warga Bungo Menyusul Tutup Usia

"Kami sempat bertengkar karena uang makan," kata Julius dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Selasa (6/11/18).

Sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Arfan Yani itu beragendakan pembacaan dakwaan, mendengarkan keterangan saksi, sekaligus pemeriksaan terdakwa.

Dalam sidang itu, keduanya mengakui perbuatan mereka dilandasi faktor ekonomi. Namun, faktor kesempatanlah yang melandasi percobaan pencurian itu terjadi.

"Saya waktu itu baru empat hari kian di Jambi. Minta dibawa jalan-jalan sama dia (Ricardo). Pas jalan-jalan malam itu, kami lihat ada HP," Julius menerangkan.

Menurut keterangan saksi yang hadir di persidangan, Asri Handani dan Amelia, kejadian itu berlangsung pada Senin (3/9/18).

"Kami baru pulang kerja. Waktu itu diikuti, dicagil sama mereka. Pas dekat itulah, diambilnya HP Asri," Amelia menjelaskan.

Asri menambahkan, ponsel tersebut sempat dilempar terdakwa untuk menghilangkan jejak.

Baca: Terkait Kabupaten Layak Anak, Batanghari Klaim Tinggal Penyempurnaan Saja

Baca: Yusril Ihza Mahendra Jadi Pengacara Jokowi-Maruf, Ketua DPW: Arah Kebijakan Partai Belum Diputuskan

"Awalnya ndak ngaku dia. Pas ketemu HP itu, sudah dibuangnya," katanya.

Selanjutnya majelis hakim akan kembali menggelar sidang pada Selasa (13/11/18) dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Lidya Rotua Simanjuntak. Mereka didakwa dengan pasal 363 ayat (1) ayat (2) ke - 1 dan ke - 2 KUHP.

Penulis: Mareza
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved