Banjir Landa 3 Kecamatan di Sungaipenuh, 9.628 Jiwa Terkena Dampak

Data yang dikeluarkan BPBD Sungai Penuh, tercatat ada tiga Kecamatan yang terkena banjir.

Banjir Landa 3 Kecamatan di Sungaipenuh, 9.628 Jiwa Terkena Dampak
tribunjambi/heru
Banjir yang terjadi di beberapa daerah di wilayah Sungaipenuh 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Ribuan rumah yang ada di 13 desa di Kota Sungai Penuh terendam banjir sejak Sabtu hingga Selasa (6/11). Tercatat 9.628 jiwa menjadi korban dikarenakan banjir luapan dari sungai Batang Merao dan Sungai Batang Sangkir.

Data yang dikeluarkan BPBD Sungai Penuh, tercatat ada tiga Kecamatan yang terkena banjir. Dimana jumlah jiwa yang menjadi korban banjir mencapai angka 9.628 jiwa.

Baca: Sejak Senin, Banjir Rendam Rumah dan Puluhan Hektar Sawah di Tebo

Untuk Kecamatan Hambaran Rawang, banjir mengakibatkan ruas jalan di Desa Tanjung Muda sepanjang 250 meter dan rumah warga yang dihuni 430 jiwa terendam banjir.

Begitu juga dengan desa lainnya, yakni desa Koto Dian, Koto Beringin, Cempaka, Koto Teluk, Simpang Tiga, Maliki Air, Kampung Dalam, Kampung Dilir, Paling Serumpun, Tanjung, Tanjung Muda dan Dusun Dilir Kecamatan Hamparan Rawang terendam banjir total jiwa yang terkena dampak banjir yakni sebanyak 7.396 jiwa.

Baca: Polres Muarojambi Ungkap Kasus Pembunuhan di Bukit Baling

Sedangkan untuk Kecamatan Tanah Kampung, ada sejumlah desa yang terkena dampak banjir. Seperti desa Koto Tengah, jumlah jiwa yang terkena dampaknya sebanyak 176 jiwa, selain dari kerugian materi seperti kerusakan lahan pertanian padi sawah berupa benih padi 20 jenjang, dan padi yang ditanam 18 jenjang.

Di desa lainnya di Kecamatan Tanah Kampung, ada Desa Tanjung Bunga yang ikut terendam banjir, dengan total 676 jiwa yang terkena dampaknya, begitu juga dengan di desa tanjung Karang banjir yang terjadi mengakibatkan 203 jiwa jadi korban.

Baca: Wabup Mashuri Tantang Pemuda Merangin

"Sementara untuk di Kecamatan Koto Baru, ada tiga desa yang terendam banjir, yakni Desa Kampung Tengah, Desa Limau Manis dan Desa Serimenanti yang mengakibatkan 300 KK terkena dampak dari banjir dan mengakibatkan 30 Hektar sawah terendam," ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sungai Penuh, Firmansyah.

Camat Hamparan Rawang, Sev Eka Putra membenarkan, kejadian banjir yang terjadi didalam Kecamatan yang dipimpinnya. Hingga saat ini air setinggi satu meter masih merendam rumah milik warga.

Baca: Begini Sikap Pemilik Lion Air Saat Diminta Keluarga Korban Pesawat Lion JT 610 Untuk Berdiri

"Untuk bantuan pada saat kejadian bencana seperti karung sudah diberikan BPBD Sungai Penuh, bantuan berupa bahan makanan juga sudah sampai dari Pemkot Sungai Penuh. Kita berharap banjir yang merendam bisa cepat surut," katanya.(*)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved