Setelah 45 Tahun Menjadi Misteri, Penyebab Kematian Aktor Laga Bruce Lee Terkuak

TRIBUNJAMBI.COM - IKON seni bela diri dunia, Bruce Lee meninggal secara tak terduga pada usia 32 tahun pada

Setelah 45 Tahun Menjadi Misteri, Penyebab Kematian Aktor Laga Bruce Lee Terkuak
brightside
Bruce Lee 

TRIBUNJAMBI.COM - IKON seni bela diri dunia, Bruce Lee meninggal secara tak terduga pada usia 32 tahun pada tahun 1973 dan kematiannya telah menjadi misteri yang memunculkan banyak teori.

Kini setalah 45 tahun kemudian, terbit sebuah buku baru tulisan  Matthew Polly (wartawan dan penulis biografi) mengklaim bahwa Lee mungkin telah meninggal akibat stroke panas.

Penulis biografi dan jurnalis dalam menuliskan bukunya itu dia berkonsultasi dengan beberapa ahli medis untuk menarik kesimpulannya tentang penyebab kematian, menurut The Daily Telegraph.

Karena fisik sangat bugar dan gaya hidupnya sehat, para ahli teori konspirasi telah menyatakan bahwa Lee tewas akibat diracuni.

Penyebab kematian resmi Bruce Lee adalah disebabkan edema otak,  karena reaksi buruk terhadap obat yang disebut Equagesic, yang mengandung aspirin dan obat penenang meprobamate.

Namun, aktor dan seniman bela diri itu sebelumnya pernah jatuh dan hampir meninggal sekitar dua bulan sebelum kematiannya karena edema otak, tetapi saat itu dia sedang tidak minum obat saat itu.

Polly mengatakan kepada surat kabar Australia bahwa Bruce Lee sangat dimuungkinkan terkena stroke panas, sebagai upaya untuk mengurangi keringat yang berlebihan.

"Beberapa bulan sebelum kematiannya, Lee telah menjalani operasi elektif untuk mengeluarkan kelenjar keringat dari ketiaknya, karena dia tidak suka biang keringat tampak melebar di ketiaknya."

Ahli kesehatan itu dilaporkan telah mengeluarkan kelenjar keringat Lee pada tahun 1972.

Jurnalis itu mencatat bahwa tingkat kerja Bruce Lee dan cuaca pada hari kematiannya merupakan faktor yang berkontribusi.

Halaman
12
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved