TFCA goes to Campus
Ia mengatakan sasaran dari sosialisasi ini mahasiswa karena mereka bagian dari civitas akademika, tempat dimana gudangnya peneliti.
Penulis: Nurlailis | Editor: Deni Satria Budi
TFCA Goes To CampusLaporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tropical Forest Conservation Action in Sumatera (TFCA Sumatera), mengadakan sosialisasi bertema TFCA goes to kampus, Rabu (31/10). Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pundi Sumatera dan Fakultas Kehutanan Universitas Jambi (Unja).
Bertempat di aula rektorat lantai 3 Unja, selaku moderator dalam talkshow yang diadakan adalah dari pundi sumatera, manager komunikasi dan outreach TFCA Sumatera, Wakil Dekan Fakultas Hukum, serta perwakilan dari dinas kehutanan.
Baca: Selain Janry Efrianto, Ari Budiastuti Alumnus Unja Dikabarkan Jadi Korban Lion Air JT610
Wakil Dekan Fakultas Hukum Unja, Fajrias mengatakan, kegiatan tersebut merupakan sosialisasi tentang konservasi sumber daya hutan.
“Selama ini kita menyadari pembangunan konservasi sifatnya parsial. TFCA membuka peluang bagi perguruan tinggi, NGO, untuk terlibat aktif juga dalam kegiatan konservasi sumber daya hutan,” paparnya.
Dalam kesempatan ini juga ia berterima kasih kepada TFCA karena ada banyak mahasiswa yang hadir sehingga memberi peluang nantinya membangun kerja sama untuk kehutanan lebih baik.
Baca: Ketika Rusdi Kirana Bos Lion Air Memulai Bisnisnya dengan Pesawat Bekas
“Kerjasama nantinya bukan hanya parsial tapi juga simultan. Harapannya ke depan peserta yang hadir bisa terlibat dalam kegiatan TFCA. Semoga tidak hanya perguruan tinggi Unja saja nantinya yang terlibat dalam pengolahan hutan yang lebih baik,” ungkapnya.
Dalam pemaparannya, Manager komunikasi dan outreach TFCA Sumatera, Hali Sofiawan menyampaikan, TFCA menyediakan suport dana untuk yang berkegiatan dibidang konservasi di Sumatera. LSM dan perguruan tinggi adalah kelompok yang bisa mengakses pendanaan tersebut.
“Ada 6 tujuan TFCA salah satunya adalah penelitian tanaman obat. Sangat sedikit sekali yang mengajak penelitian tentang hal ini. Di TFCA dalam satu tahun ada 2 siklus hibah, silahkan ajukan ke kami. Proposal yang kami harapkan adalah yang besar dan berintegritas,” tuturnya.
Dalam hal ini ia juga menyampaikan penerima hibah dari perguruan tinggi masih sangat sedikit. Untuk itu pihaknya ingin menjalin hubungan yang lebih erat lagi dengan perguruan tinggi. Mudah-mudahan kedepannya bisa bekerja sama melestarikan hutan Sumatera.
Ia mengatakan sasaran dari sosialisasi ini mahasiswa karena mereka bagian dari civitas akademika, tempat dimana gudangnya peneliti.
“Masa depan konservasi kita ada di tangan pemuda,” ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/sosialisasi-bertema-tfca-goes-to-kampus-di-unja-mendalo_20181031_190900.jpg)