Breaking News:

Sidang Perkara Dugaan Korupsi Perumahan PNS Sarolangun, Kepala Bank Ini Akui Kucurkan Dana

"Pertama, Rp10 miliar. Uang yang itu digunakan untuk melanjutkan pembangunan rumah sebanyak 600 unit yang sempat terhenti," katanya.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Deni Satria Budi
tribunjambi/mahreza
Sidang kasus dugaan korupsi perumahan PNS Sarolangun, digelar di PN Tipikor Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi perumahan PNS Sarolangun, kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Rabu (31/10).

Dalam sidang yang dipimpin Edi Pramono, jaksa menghadirkan Kepala Bank Muamalat Cabang Jambi, Rifyal Fajri. Dalam keterangannya, dia mengaku memberi pinjaman sekitar Rp14 miliar. Rifyal menjelaskan, pencairan tersebut dilakukan dua kali.

"Pertama, Rp10 miliar. Uang yang itu digunakan untuk melanjutkan pembangunan rumah sebanyak 600 unit yang sempat terhenti," katanya.

Baca: Sekda Berikan Kesaksian Atas Kasus Perumahan PNS Sarolangun, Ini Katanya

Selanjutnya, pada tahap kedua, uang kembali dicairkan sekitar Rp 4 miliar. Sepengetahuannya, uang tersebut digunakan untuk melakukan finising pembangunan perumahan tersebut.

"Uang itu dicairkan dua kali pada Desember 2013 dan Mei 2014," ungkapnya.

Diceritakannya, awalnya PT NUA mengajukan uang pinjaman dana tersebut sekitar Rp 20 miliar.

"Itu berdasarkan dokumen yang saya pelajari dan dokumen yang ada, karena saya baru menjabat Kepala Cabang Bank Muamalat pada 2016," ungkapnya.

Baca: Jelang Piala AFF 2018 - Media Asing Sebut Pemain Ini Jadi Juru Kunci Timnas Indonesia

Rifyal melanjutkan, saat pinjaman diajukan PT NUA, dia juga mendapati nama Ferry Nursanti. Saat melakukan pinjaman ke Bank Muamalat, PT NUA menjaminkan sertifikat perumahan KPN Pemkasa berupa lahan kosong.

"Di sertifikat, ada tanah bernomor 16,17, dan 18, atas nama KPN Pemkasa," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved