Kopi Sore

Kita Berduka Lagi, TKI Dihukum Mati Tanpa Notifikasi

KITA kembali berduka. “Diam-diam” satu di antara pahlawan devisa Indonesia, baru saja dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi.

Kita Berduka Lagi, TKI Dihukum Mati Tanpa Notifikasi
Tuti Tursilawati, TKW asal Majalengka yang dieksekusi mati pemerintah Arab Saudi. (Twitter @wahyususilo) 

KITA kembali berduka. “Diam-diam” satu di antara pahlawan devisa Indonesia, baru saja dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi.

Adalah Tuti Tursilawati, TKI (tenaga kerja Indonesia) asal Majalengka, Jawa Barat, dihukum mati pada Senin (29/10).

Eksekusi dilakukan tanpa notifikasi ke Indonesia. Tuti dituduh melakukan pembunuhan pada majikannya.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI, Lalu Muhammad Iqbal, membenarkan adanya berita bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tidak memberikan notifikasi terkait eksekusi mati TKI Tuti.

Perlakuan Arab Saudi dengan tidak memberikan pemberitahuan terkait eksekusi TKI adalah hal yang tidak lazim. Apalagi, RI dan Arab Saudi memiliki hubungan diplomatik. Atas tindakan tersebut, sudah sepantasnya jika pemerintah kita melontarkan protes keras kepada Arab Saudi.

Iqbal juga menegaskan, pemerintah RI segera akan melayangkan protes.
"Kami protes keras, karena kami nggak dikasih tahu (rencana eksekusi). Keluarga juga akan difasilitasi untuk bisa ziarah ke Arab Saudi," ujarnya.

Diberitakan Tribun Jambi, informasi eksekusi mati Tuti sebelumnya menyebar di media sosial. Satu di antaranya diunggah Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo, melalui akun Twitter-nya.

Kasus Tuti Tursilawati mulai mencuat sekira 2011. Ia divonis mati oleh pengadilan di Arab Saudi pada Juni 2011, dengan tuduhan membunuh majikannya.

Saat itu, Nisma Abdullah, Ketua Umum Serikat Buruh Migran Indonesia, yang mendampingi kasus itu, menjelaskan pembunuhan tersebut tak disengaja, lantaran Tuti membela diri dari upaya pemerkosaan majikannya.

Selama bekerja di rumah majikan itu, menurut Nisma, Tuti kerap mendapat pelecehan seksual hingga rudapaksa atau pemerkosaan. "Tuti juga dituduh mencuri. Padahal, dia mau lari enggak punya uang. Dia enggak digaji selama bekerja," katanya.

Halaman
123
Penulis: Dodi Sarjana
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved