Penerimaan CPNS di Jambi, Ombudsman Terima 17 Laporan

Laporan tersebut baik datang langsung, maupun melalui pengaduan online, dimana laporan tersebut atas kasus yang sama.

Penerimaan CPNS di Jambi, Ombudsman Terima 17 Laporan
ombudsman
Kantor Ombudsman perwakilan Jambi, di jln. Kol. Pol. M. Taher No. 82 RT. 013 RW. 04 Kel. Pakuan Baru Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Seleksi berkas CPNS 2018 di Provinsi Jambi, dinilai bermasalah dan diadukan ke Ombudsman RI perwakilan Jambi. Dari laporan tersebut, terdapat 17 laporan CPNS yang masuk ke Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi.

Antara lain di Kabupaten Merangin, Tanjabbar dan Tebo masing-masing dua laporan, Kabupaten Kerinci dan Tanjabtim masing-masing 1 laporan, dan 9 laporan di Kabupaten Bungo.

Baca: Merasa Tiga Bulan Gajinya Tidak Dibayar, Bidan di Tanjabtim Lapor Ke Ombudsman

Laporan tersebut baik datang langsung, maupun melalui pengaduan online, dimana laporan tersebut atas kasus yang sama.

Ruri Kurnia Putri, Asisten Ombudsman sebagai penanggung jawab pengawasan seleksi CPNS 2018 di Provinsi Jambi mengatakan tidak lulusnya verifikasi pelamar CPNS dikarenakan banyak hal.

Contoh kasus di Kabupaten Merangin, ada pelapor yang dinyatakan tidak lulus verifikasi dengan alasan semua berkas persyaratan tidak ada, padahal pelamar sudah mengerimkan seluruh berkas melalui pos.

Baca: Terkini Pencarian Korban Lion Air JT610! 17 Kantung Jenazah Sudah Dibawa ke Pelabuhan Tanjung Priok

Setelah tim Ombudsman koordinasi langsung ke BKD Merangin, ternyata kesalahannya ada pada akreditasi yang tidak sesuai bukan karena tidak mengirimkan berkas.

Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi pun segera menindaklanjuti laporan yang masuk dengan berkoordinasi langsung ke BKD masing-masing kabupaten.

Baca: Zumi Zola Minta Maaf, Saya Menyusahkan Masyarakat Jambi, Ajukan Permohonan Ini ke Hakim

“Setelah dilakukan koordinasi, ada 2 laporan akhirnya dinyatakan lulus verifikasi karena memang terjadi kesalahan di panitia. Di Kerinci 1 laporan dan di Merangin 1 laporan,” jelas Ruri.

Terhadap laporan yang masuk ke Ombudsman, namun belum jelas diakuinya langsung ditangani dengan mengirimkan keluhan tersebut ke Ombudsman RI dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat untuk ditindaklanjuti.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved