Lion Air JT 610 Jatuh

Jatuh ke Laut, Tergelincir dan Mogok, Berikut Kecelakaan Pesawat Lion Air 5 Tahun Terakhir

Penyebab kecelakaan juga beragam, ada yang disebabkan kesalahan teknis, kelalaian manusia, atau juga kondisi alam yang tidak menentu.

Jatuh ke Laut, Tergelincir dan Mogok, Berikut Kecelakaan Pesawat Lion Air 5 Tahun Terakhir
Tribun Batam/Alvin
Pesawat Lion Air di Bandara Hang Nadim Batam 

TRIBUNJAMBI.COM – Kecelakaan transportasi bisa dialami oleh moda transportasi apa saja, baik darat, laut, maupun udara.

Penyebab kecelakaan juga beragam, ada yang disebabkan kesalahan teknis, kelalaian manusia, atau juga kondisi alam yang tidak menentu.

Baca: Daftar Nama Korban Lion Air JT610 Beredar di WA, Ini Nama-nama yang Ada di Pesawat

Baca: Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Muarojambi Ratusan Peserta Antusias Ikuti Kirab Bendera

Di dunia penerbangan, kecelakaan juga kerap terjadi, mulai yang tidak memakan korban jiwa hingga yang menghilangkan ratusan nyawa.

Pagi ini (29/10/2018) salah satu pesawat dari maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia, Lion Air, baru saja mengalami kecelakaan penerbangan di perairan utara Karawang, Jawa Barat.

Sebelumnya, maskapai ini juga sudah pernah mengalami gangguan maupun kecelakaan penerbangan, yang lima di antaranya adalah sebagai berikut.

Baca: Pegawai DJPb Babel Ini Selamat dari Pesawat Lion Air JT610, Sony: Saya Lemas Sampai Nangis

Baca: Sidak ke Pasar Modern Bungur, Pedagang Menangis Temui Mashuri, Sampaikan Keluhan Ini

1. 13 April 2013

Pesawat Lion Air Boeing 737-800 dengan rute penerbangan Bandara Husein Sastranegara di Bandung menuju Bandara Ngurah Rai di Bali, mengalami kecelakaan saat hendak mendarat pada Sabtu, 13 April 2013.

Pesawat yang dikendalikan oleh pilot Mahlup Ghazali dan Kopilot asal India Chirag Kalra, jatuh ke laut dan menyebabkan badan pesawat patah menjadi dua bagian.

Kecelakaan itu disebabkan oleh kelalaian manusia atau human error.

29102015_lion air
29102015_lion air (TRIBUN JAMBI/HERI PRIHARTONO)

Pilot berhalusinasi melihat sebuah landasan sehingga ia mendaratkan pesawatnya, padahal landasan yang sebenarnya masih ada di depannya.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved