Breaking News:

Tahun 2019 Ada Kucuran Dana Kelurahan Untuk Kota Jambi, Ini Penjelasan Wali Kota Jambi

Kata Fasha, dana kelurahan sangat bermanfaat, karena Kota Jambi mempunyai program bangkit berdaya.

TRIBUNJAMBI/ROHMAYANA
Wali Kota Jambi Syarif Fasha 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pemerintah pusat akan mengucurkan dana untuk kelurahan.

Wacana itu disambut baik pemerintah Kota Jambi.

WaliKota Jambi Syarif Fasha mengaku sudah menindaklanjuti wacana tersebut dengan pejabat Kementrian Keuangan RI.

Dikatakan Fasha, pihaknya sangat berterimakasih terhadap pemerintah pusat yang telah mengakomidir permohonan para Walikota melalui wadah Apeksi beberpa waktu lalu.

Baca: Ramalan Zodiak Kamis 25 Oktober 2018 - Aries Tak Usah Panik, Scorpio Jaga Fokusmu

“Presiden memang sudah menyampaikan, akan mengalokasikan dana untuk kelurahan pada 2019 mendatang,” kata Sy Fasha, Rabu (24/10/2018).

Fasha mengungkapkan, dirinya sempat menanyakan hal tersebut kepada pejabat Kementrian Keuangan pada acara di rumah dinas Gubernur Jambi belum lama ini.

“Saya tanyakan bagaimana tindak lanjut dana kelurahan. Katanya akan segera keluar petunjuk teknis (Juknis). Akhir November ini akan ada catatan jumlah pengalokasian dana kelurahan. Ini akan kami jadikan bahan juga pada APBD,” ungkap Fasha.

Fasha mengaku, belum tahu persis berapa nominal dana yang dikucurkan pemerintah pusat untuk kelurahan. “Berapa persen untuk penguatan kelembagaan dan berapa persen untuk kegiatan fisik, itu belum tau, yang jelas kami berterimakasih, pemerintah pusat telah mendengar aspirasi kami. Meskipun tidak sebesar dana desa, minimal cukup membantu,” tutur Fasha.

Baca: Ratusan Kepala Daerah Peserta City Sanitation Summit Dari Seluruh Indonesia Dijamu Makan Malam

Kata Fasha, dana kelurahan sangat bermanfaat, karena Kota Jambi mempunyai program bangkit berdaya. “Dengan adanya danan itu, Insya Allah semua usulan para ketua RT bisa terpenuhi,” ujarnya.

Lanjut Fasha, untuk menggunakan dana tersebut memang belum bisa langsung dilakukan oleh pihak kelurahan, karena kelurahan belum memiliki kuasa pengguna anggaran (KPA).

“Kita akan lihat juknisnya dulu, kalau dalam juknisnya kelurahan harus jadi SKPD, maka dana tersebut bisa dikelola kelurahan. Saat ini Juknisnya belum kita terima,” ujarnya.

Baca: Maraknya Penculikan di Provinsi Jambi, Kapolresta Jambi Imbau Orang Tua Untuk Waspada

Baca: Link Live Streaming RCTI Barcelona Vs Inter Milan, Barca Tanpa Lionel Messi, Prediksi Susunan Pemain

Terkait banyaknya pihak yang menilai wacana ini adalah politis, Fesaha mengaku ini tidak politis, karena pengajuan sudah dilakukan pihaknya sejak dua tahun lalu.

“Maunya memang dianggarkan 2017 lalu, namun mempertibangkan kondisi keuangan. Kami tidak melihat unsur politiknya. berapapun dana yang dikeluarkan, yang jelas bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Penulis: Rohmayana
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved