Info Terkini Kota Jambi

SDN 47 akan Jadi Sekolah Dasar Percontohan Kartu Identitas Anak di Kota Jambi, Ini Perbedaannya

Kepala Dinas Dukcapil Kota Jambi, Mulyadi Yatub, mengatakan rencananya bulan November mendatang sudah mulai melakukan pendataan...

SDN 47 akan Jadi Sekolah Dasar Percontohan Kartu Identitas Anak di Kota Jambi, Ini Perbedaannya
Tribun Jambi/Rohmayana
Suasana anak-anak belajar di SDN 47. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kota Jambi dalam waktu dekat akan mengeluarkan Kartu Identitas Anak (KIA). Saat ini Dinas Dukcapil Kota Jambi sedang melakukan persiapan pengumpulan data.

Rencananya, SDN 47 akan ditunjuk menjadi sekolah dasar yang akan menjadi percontohan. Seluruh siswa akan diberikan KIA melalui beberapa persyaratan yang sudah ditentukan.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Jambi, Mulyadi Yatub, mengatakan rencananya bulan November mendatang sudah mulai melakukan pendataan di beberapa sekolah.

“Untuk awal ini kita pilih SDN 47 dulu karena jumlah siswanya paling banyak. Kita lakukan percobaan awal dulu disana,” katanya.

Dikatakannya bahwa pada 2018 ini akan disediakan sebanyak anggaran untuk 60ribuan blangko untuk Kartu Identitas Anak. Menurutnya pengadaan Kartu Identitas Anak ini disediakan pada APBD 2018 murni. Namun memang baru bisa dimulai pada November karena menunggu blangko dari Kementrian.

“Sebab hanya beberapa perusahaan yang mendapatkan izin dari Kementrian dalam menerbitkan blangko. Jadi harus menunggu,”ujarnya.

Untuk awal penerbitan KIA ini, Dukcapil terlebih dahulu akan mencari sekolah dengan jumlah siswa terbanyak. Nantinya seluruh siswa di sekolah tersebut akan mendapatkan KIA. Program ini akan terus dilanjutkan kepada seluruh anak di sekolah lainnya di 2019.

“Awal ini kita uji coba di satu sekolah dulu. Kita pilih SDN 47 dulu karena jumlah siswanya cukup banyak mencapai 1200an siswa. Nanti baru lanjut lagi ke sekolah lainnya,”bebernya.

Dikatakannya bahwa berbeda dengan E KTP, penerbitan KIA tidak memerlukan perekaman foto. Nantinya, anak cukup membawa beberapa persyaratan ke sekolah. Diantaranya fotocopy KTP orang tua, fotocopy Kartu Keluarga (KK), fotocopy akta kelahiran dan pas foto.

“Jadi kita tidak perlu rekam foto lagi. Siswa akan kita minta untuk mengumpulkan data dan akan langsung diproses melalui sekolah. Kita sudah koordinasi dengan pihak sekolah,” ujarnya.

Baca: Melalui CSS ke XVIII, Pemkot Jambi akan Manfaatkan Sampah Plastik

Baca: Jelang Laga Timnas U-19 Indonesia Vs Jepang, Pelatih Negeri Sakura Ini Bicarakan Egy

Baca: Limo menit lagi saya perang lagi Pengakuan Ayah Penyerang Polsek Marosebo, Kesaksian Keluarga

Penulis: Rohmayana
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved