Info Terkini Kota Jambi

Irma: Batik Jambi Unik dan Menarik, Rugi Kalau Cuma Beli Satu, Sisi Lain CSS XVIII

Stand tersebut terdiri atas beberapa bagian. Di antaranya stand batik Jambi, kaus Jambi, kopi Jambi, makanan khas Jambi dan lainnya.

Irma: Batik Jambi Unik dan Menarik, Rugi Kalau Cuma Beli Satu, Sisi Lain CSS XVIII
Tribun Jambi/Rohmayana
Peserta CSS XVIII memborong batik Jambi di pameran yang ada di hotel BW Luxury, Kamis (25/10). 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ada yang menarik pada pelaksanaan City Sanitation Summit atau CSS XVIII di Kota Jambi.

Dalam acara yang digelar di Hotel BW Luxury itu, selain menyambut tamu dengan berbagai hidangan, Pemerintah kota Jambi juga menyiapkan beberapa stand di lobi hotel.

Stand tersebut terdiri atas beberapa bagian. Di antaranya stand batik Jambi, kaus Jambi, kopi Jambi, makanan khas Jambi dan lainnya.

Sebelum agenda CSS dimulai dan saat jam istirahat, peserta beramai-ramai mengunjungi stand. Rerata, mereka memburu batik khas Jambi yang terkenal unik dan memiliki ciri khas.

Irma dari Bappeda Sulawesi Barat misalnya. Dia kembali membeli batik Jambi, meskipun saat pertama datang ke Jambi sudah membeli batik Jambi.

"Hari pertama kemarin saya sudah membeli batik, tapi rasanya belum puas kalo belum beli satu lagi," katanya saat dibincangi Tribunjambi.com Kamis (25/10).

Katanya, batik Jambi memiliki desain batik yang unik dan menarik. Misalnya dari segi perpaduan warna dan corak yang sangat pas.

"Apalagi batik yang menggunakan warna alami batiknya terlihat natural sekali," katanya.

Hal yang sama juga dilakukan Eis Yuliantini dari Dinas Kesehatan Sumedang yang berburu batik Jambi. Menurutnya, batik Jambi terlihat lebih alami dibandingkan batik lainnya.

"Karena corak batiknya terlihat menggambarkan ciri khas Kota Jambi, misalnya Angso Duo ini saya sekali," katanya.

Penjaga stand Batik Berkah, satu di antara stand di sana, mengaku mendapat keuntungan cukup tinggi saat ada pameran. "Tapi kita lebih pada memamerkan batik jambi saja. Harganya juga berbeda dengan harga biasanya. Misalnya kalau di toko kita jual Rp 250 ribu per meter, sekarang cuma Rp 200 ribu karena untuk pameran," katanya.

Pemilik stand aksesori, Zia, mengaku mendapat keuntungan hingga Rp 5 juta saat ikut pameran di Hotel BW Luxury. "Ini event yang paling spektakuler, karena pesertanya merupakan kalangan menengah. Jadi batik-batik tulis yang tinggi harganya juga paling diminati," kata Zia.

Baca: Sempat Saling Dorong dengan Petugas, Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD Provinsi Jambi

Baca: Hasil French Open 2018 - Marcus/Kevin Berhasil Kunci Tempat ke Babak Perempat Final

Baca: Ayah dan Anak Kompak Bunuh Mantan Istri yang juga Ibu Kandung, Vonis 15 Tahun

Penulis: Rohmayana
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved