Perkemahan Pramuka Santri Nusantara V

Buka Perkemahan Pramuka Santri Nusantara V di Jambi, Menag Katakan Pesantren Pelopor Patriotisme

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa

Buka Perkemahan Pramuka Santri Nusantara V di Jambi, Menag Katakan Pesantren Pelopor Patriotisme
Humas Kementerian Agama RI
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin pada acara Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa, Sungai Gelam, Muaro Jambi, Jambi Kamis (25/10) 

TRIBUNJAMBI.COM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa, Sungai Gelam, Muaro Jambi, Jambi Kamis (25/10/2018) Pukul 10:00 WIB.

Pada sambutan pembukaan perkemahan santri Menteri Agama ikut prihatin dengan bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di wilayah Indonesia beberpa wakti ini. 

Rilis Humas Kementerian Agama RI dalam sambutannya Menteri Agama menyebutkan Gempa bumi di Lombok, NTB dan Palu-Donggala, Sulteng, menjadi ujian yang berat bagi bangsa Indonesia.

Berbagai bencana alam memberi pelajaran penting agar semua elemen bangsa selalu menjaga persatuan dan kesatuan, agar lebih kuat dalam menghadapi berbagai persoalan.

Baca: Live Indosiar & Link Live Streaming Persebaya vs Madura United, Kick Off 18.30

Di depan 5000 orang yang hadir pada pembukaan acara PPSN V ini, menag meminta para santri menjadi pionir dalam misi persatuan dan kesatuan bangsa.

Tarian yang ditampilkan pada acara Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa, Sungai Gelam, Muaro Jambi, Jambi Kamis (25/10/2018)
Tarian yang ditampilkan pada acara Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa, Sungai Gelam, Muaro Jambi, Jambi Kamis (25/10/2018) (Humas Kementerian Agama RI)

Pada saat kelompok Islam lain mendapat pengaruh radikalisme yang dapat membahayan keutuhan negara, santri diharap selalu konsisten pada jalur keislaman yang bervisi keindonesiaan.

“Perkemahan ini adalah salah satu ikhtiar menggalang persatuan dan kesatuan generasi muda dan memperkuat rasa kepedulian terhadap masyarakat, bangsa dan negara,” kata Menag.

Penanaman nilai idealisme dalam bentuk kegiatan, kata Menag, penting agar idealisme selalu tertanam dalam diri generasi muda Indonesia.

Pada perkembangan terakhir ini, kelompok-kelompok radikal selalu mempertentangkan antara keislaman dengan keindonesiaan.

Baca: Jadwal Live Streaming RCTI Sporting Lisbon Vs Arsenal Europa League Malam Ini, Prediksi Skor

Baca: Jadwal Siaran Langsung (LIVE) & Prediksi Europa League: Chelsea vs BETA Barisov Nanti Malam

Baca: Setiap Tahun Meningkat. 2018 Ini, Pemerintah Anggarkan Rp 2 Triliun untuk Sanitasi.

Baca: Masuki Musim Hujan, Status Siaga Karhutla di Provinsi Jambi Berakhir

Dengan simbol-simbol islam, kelompok ini melakukan hal-hal yang berimplikasi memecah belah persatuan bangsa.

Halaman
12
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved