Breaking News:

Sidang Dugaan Korupsi Embung Sungai Abang, Saksi Sebut Pernah Pinjam Uang Rp140 Juta

Dalam sidang itu, saksi Khairul mengaku pernah meminjam uang dari Diman (saksi yang dihadirkan sebelumnya).

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Deni Satria Budi
tribunjambi/mahreza
Sidang dugaan korupsi kasus embung Sungai Abang di Pengadilan Tipikor Jambi, Rabu (24/10) dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pembangunan embung di Desa Sungai Abang, Kabupaten Tebo, kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Rabu (24/10).

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Dedy Muchti Nugroho, beragendakan mendengarkan saksi yang meringankan. Dalam kesempatan itu, majelis hakim mengabulkan permohonan terdakwa Sarjono untuk menghadirkan saksi Khairul, di persidangan.

Dalam sidang itu, saksi Khairul mengaku pernah meminjam uang dari Diman (saksi yang dihadirkan sebelumnya).

Baca: Kembali Ngantor, PTUN Jambi Kabulkan Gugatan 7 Anggota DPRD Sarolangun yang di PAW

"Saya pinjam uang dari Diman. Supaya meyakinkan, saya bawa Pak Sarjono," katanya.

Adapun jumlah uang yang dia pinjam adalah Rp140 juta. Namun, pinjaman tersebut masih tersisa sekitar Rp80 juta.

Baca: Suami Kecanduan Game Mobile Legends, Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Sebelumnya diberitakan, saksi Diman pernah mengambil uang dari Sarjono sejumlah Rp80 juta. Dalam pengakuannya, uang tersebut dia ambil untuk melunasi pinjaman Khairul melalui Sarjono.

Sebagai informasi, kasus ini melibatkan Sarjono sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Tebo selaku Pengguna Anggaran (PA), Kembar Nainggolan selaku Kabid Pertanian Tebo sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Faisal Utama selaku Kuasa Direktur CV Persada Antar Nusa, dan Jonaita Nasir selaku pemilik proyek.

Baca: Sidang Dugaan Korupsi Embung Sungai Abang, Saksi Menangis Sampaikan Keterangan

Keempatnya diduga telah melakukan penyalahgunaan dana proyek Pengadaan Konstruksi Embung di Desa Sungai Abang, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2015. Dari proyek 100 persen, pekerjaannya baru diselesaikan sekitar 80,799%, yang bertentangan dengan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 51 ayat (1) huruf c dan Pasal 89 ayat (4).(*)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved