Tak Ada Bantuan, Petani di Muarojambi Terpaksa Beli Benih Padi Non Subsidi

Hal ini membuat masyarakat harus terpaksa untuk membeli benih padi non subsidi yang harganya tentu lebih mahal.

Tak Ada Bantuan, Petani di Muarojambi Terpaksa Beli Benih Padi Non Subsidi
tribunjambi/syamsul
Sawah di Kabupaten Muarojambi. Tahun ini, tidak ada bantuan benih padi subsidi dari pemerintah. Da, terpaksa petani membeli benih padi non subsidi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Tahun ini, Kabupaten Muarojambi tidak memiliki benih padi subsidi yang dapat di salurkan ke petani padi yang ada di Kabupaten Muarojambi.

Hal ini membuat masyarakat harus terpaksa untuk membeli benih padi non subsidi yang harganya tentu lebih mahal.

Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Muarojambi, M Havis mengatakan, saat ini Dinas Pertanian dan Holtikultura mengalami kendala dalam mewujudkan keinginan petani.

Sawah di Kabupaten Muarojambi
Sawah di Kabupaten Muarojambi (tribunjambi/syamsul)

"Kita ada benih itu sekitar 30 ton. Jadi, kalau kita akomodir semuanya yang lahan sekitar 10. 000 hekter itu kan tidak cukup. Paling kalau misalnya kita kasih 30 ton bagi 25 kilo, itu paling dapat berapa ribu hektare," ujarnya.

"Untuk kendala saat ini, sebenarnya benih itu ada tetapi petani mintanya benih subsidi. Benih subsidi itu harganya Rp 2.500 per Kg, sedangkan non subsidi Rp 10.000 Kg. Nah untuk tahun 2018 ini kita tidak ada benih subsidi," sambungnya.

Meskipun dikatakan oleh Havis, bahwa saat ini pihaknya tengah berusaha untuk berkoodinasi dengan pihak Provinsi untuk meminta bantuan. Walaupun dengan konsekuen jika dipenuhi, maka pengadaan benih untuk tahun 2019 mendatang di kurangi.

Baca: Kisah Mualaf Belanda yang Jadi Komandan Kopassus, Veteran Perang Dunia yang Nikahi Wanita Sunda

Baca: Link Live Sreaming Timnas U-19 Indonesia Vs Qatar Langsung RCTI Mulai 19.00 Piala AFC 2018

"Ini masih saya usahakan karena saat ini belum ada yang tanam, nanti saya akan koordinasi dengan provinsi. Kalau bisa nantinya kita pinjam dulu lah. Jadi, pinjam sekarang ini pengadaan tahun depan bisa di kurangi," jelasnya.

Lebih lanjut Ia menerangkan bahwa musim tanam di Kabupaten Muarojambi yaitu mulai Oktober hingga Maret. Namun untuk Oktober saat ini belum ada proses penanaman padi, karena memang ada beberapa wilayah yang masih panen, salah satunya yaitu daerah Kumpeh dan di Sekernan yang sebagian ada yang masih panen.(*)

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved