Pastikan Data Pemilih, KPU Tanjab Barat Gelar GMHP

Dia berharap dengan GMHP ini, masyarakat bisa mengetahui langsung data pemilih sebagai hak pemilih, telah terdaftar atau belum.

Pastikan Data Pemilih, KPU Tanjab Barat Gelar GMHP
tribunjambi/darwin
KPU Tanjab Barat gelar GMHP 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL – Guna menuntaskan daftar pemilih untuk Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menggelar Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP).

GMHP ini dilakukan untuk pemutakhiran data pemilih yang sangat penting dalam menyongsong Pemilu 2019. Dan, untuk memastikan semua masyarakat Kabupaten Tanjabbar terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Program ini digelar serentak pada 17 Oktober. Kali ini KPU Tanjabbar mendatangi langsung ruang kerja Bupati Tanjabbar, Safrial, untuk mengecek langsung melalui data hak pilih melalui website resmi aplikasi KPU RI.

KPU Tanjab Barat gelar GMHP
KPU Tanjab Barat gelar GMHP (tribunjambi/darwin)

Hairuddin, Ketua KPUD Tanjab Barat mengatakan, dengan adanya kegiatan tersebut, pihaknya berharap bisa mengetahui masyarakat sebagai pengguna hak pilih dengan cara mengecek langsung.

“Apabila dia tidak terdaftar, akan kita daftarkan dalam DPT,” sebutnya, Rabu (17/10).

Gerakan ini serentak dilakukan secara nasional baik di tingkat nasional, provinsi, kabupaten hingga di tingkat desa dan kelurahan. Kegiatan ini berlangung hingga 28 Oktober mendatang.

GMHP dilakukan dengan mendatangi secara langsung kantor kelurahan, desa yang merupakan PPS. Serta mengundang masyarakat untuk pengecekan kepesertaan mereka di pemilu 2019.

KPU Tanjab Barat gelar GMHP
KPU Tanjab Barat gelar GMHP (tribunjambi/darwin)

“Dari kegiatan hari hampir seluruhnya terdaftar. Hanya masih ada beberapa belum terdaftar. Dan, kita data untuk kita daftarkan,” ungkapnya.

Dengan membuka aplikasi KPU RI, tata cara dalam pengecekan data pemilih tetap bisa terlihat secara otomatis yaitu dengan cara memasukan NIK KTP dan nama depan pemilik KTP.

Gerakan yang dicanangkan sejak 17 Oktober ini kata Hairuddin, akan dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM). Yaitu dengan mendatangi tokoh-tokoh penting di Kabupaten Tanjabbar. Seperti bupati, para ketua partai dan tokoh masyarakat.

Dia berharap dengan GMHP ini, masyarakat bisa mengetahui langsung data pemilih sebagai hak pemilih, telah terdaftar atau belum.

Baca: Formasi Guru untuk 14 SD di Sarolangun Kosong Pelamar

Baca: Lakukan Pendaratan Pesawat Tanpa Cahaya, Kisah RPKAD Harus Terima Kenyataan Pahit

Sementara itu, Bupati Tanjabbar, Safrial, berharap kepada masyarakat maupun pihak KPU Tanjabbar untuk gencar melalukan gerakan melindungi hak pilih.

"Sehingga nantinya masyarakat Tanjabbar dapat menentukan pilihan pada pemilu 2019 mendatang," ujarnya.

Sebab satu hak suara kata Safrial, sangat menentukan roda pemerintahan Kabupaten Tanjabbar melalui suara para legislatif lima tahun ke depan. (*)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved