Cari Jengkol Dihutan, Empat Warga Sungai Bahar Dikeroyok Puluhan OTK

Mereka Senin (15/10) lalu mendapatkan kekerasan oleh orang tidak dikenal, saat hendak mencari buah jengkol di hutan.

Cari Jengkol Dihutan, Empat Warga Sungai Bahar Dikeroyok Puluhan OTK
net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Empat warga korban pengeroyokan oleh orang tidak dikenal, Rabu pukul 12.30 WIB mendatangi Polres Batanghari untuk membuat laporan.

Empat korban yang merupakan warga Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi, tersebut adalah Darman, Roni, Kojin, dan Sutris. Mereka Senin (15/10) lalu mendapatkan kekerasan oleh orang tidak dikenal, saat hendak mencari buah jengkol di hutan. Tepatnya di simpang Macan, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang.

Dalam kejadian tersebut, Keempat orang tersebut mengalami luka, lebam hingga satu diantaranya mengalami luka dalam akibat tusukan senjata tajam. Dan, terpaksa dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan dan penaganan medis.

Baca: Video Detik-detik Penangkapan Pelaku Pengeroyokan Haringga Sirla, Ganti Baju hingga Tak Ngaku

Sutris mengatakan, kejadian bermula Senin sekira pukul 10.45 WIB ia bersama tiga rekannya mendatangi lokasi kejadian untuk mencari buah jengkol yang tumbuh liar di kawasan hutan tersebut.

Saat diperjalanan untuk mencari pohon jengkol liar yang berbuah di tengah hutan, tiba-tiba dihadang sekitar 20 orang laki laki dengan perawakan berbeda beda lengkap dengan senjata.

Baca: Cek Kesehatan Ginjal Lewat Jengkol, Hoaks atau Fakta?

"Saat itu kami lagi jalan sembari melihat-lihat pohon jengkol yang berbuah di dalam hutan. Saat itu kami langsung dihadang oleh puluhan orang tersebut dengan membawa beberapa senjata tajam, hingga senjata api seperti kecepek," kata Sutris, menceritakan.

Dalam penghadangan tersebut, mereka langsung meminta kami untuk meletakan senjata (parang) yang saat itu masih berada di motor dan langsung mengintrogasi tidak lama berselang mereka langsung menghantamkan pukulan demi pukulan ke empat warga tersebut.

Baca: Begini Hasil Visum Haringga Sirla yang Dibacakan di Pengadilan Negeri Bandung, Soroti Bagian Kepala

"Dak tau apo yang dio tanyo bang, pokoknyo dio nanyo sambil mukulin kami semuo. Kami yang kebingungan campur takut pasrah lah kalo harus mati hari tu," tuturnya, kepada Tribunjambi.com.

Dari aksi pengeroyokan oleh orang yang belum diketahui identitasnya tersebut, keempat korban mengalami beberapa kerugian dan luka.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved