Diasingkan dari Barisan, ini Alasan Mereka Tak Pakai Atribut

Puluhan pegawai negeri Sipil di lingkup Pemerintah Kabupaten Merangin diasingkan dari barisan upacara disiplin pegawai,

Diasingkan dari Barisan, ini Alasan Mereka Tak Pakai Atribut
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Bupati Merangin memanggil semua peserta upacara yang tidak menggunakan atribut seperti topi, id card dan atribut ASN lainnya 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Puluhan pegawai negeri Sipil di lingkup Pemerintah Kabupaten Merangin diasingkan dari barisan upacara disiplin pegawai, Senin (15/10).

Mereka kedapatan tidak menggunakan atribut upacara seperti topi, dan juga tidak menggunakan id-card.

Dipanggilnya mereka karena Bupati Merangin Al Haris sudah gerah dengan tingkah mereka, sebab beberapa waktu lalu dirinya telah menginstruksikan jika pada upacara disiplin, semuanya harus menggunakan atribut kengkap.

Baca: Lapas Tebo Masih Terima 200 Warga Binaan Baru

Berbagai alasan dilontarkan oleh pegawai yang tidak disiplin. Ada yang bilang tinggal di rumah, ada yang tinggal di kantor dan ada juga yang bilang tidak punya lagi karena sudah rusak dan hilang.

"Tinggal di kantor pak. Tadi buru-buru," kata pegawai yang didatangi oleh bupati.

Bukan hanya memanggil yang tidak menggunakan atribut, Bupati juga minta kepala OPD yang bersangkutan untuk berdiri di samping mereka yang melanggar.

Kata Bupati, jika anak buah kepala OPD tersebut tidak bisa membeli atribut tersebut, maka kepala OPD bisa membelikannya.

"Ayo pak kadis, belikan atribut untuk mereka," canda bupati.

Baca: Warga Binaan Perempuan akan Dikirim ke Bulian

Baca: Ada Pohon Kelapa di Jalan Lintas Bungo - Sumbar

Penulis: muzakkir
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved