Dugaan Kelalaian

RSUD Ahmad Ripin Undang Heri Perihal Klarifikasi

Heri Andira, warga RT 07 Desa Tunas Baru, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi yang mengeluhkan buruknya pelayanan

RSUD Ahmad Ripin Undang Heri Perihal Klarifikasi
tribunjambi/samsul bahri
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin, Sengeti, Kabupaten Muarojambi. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Heri Andira, warga RT 07 Desa Tunas Baru, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi yang mengeluhkan buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin, Sengeti, besok siang (red- Senin (15/10) di undang ke RSUD Ahmad Ripin.

Hal ini berkaitan dengan keluhannya beberapa waktu lalu yang menduga oknum dokter RSUD Ahmad Ripin, Sengeti melakukan kelalaian. Pasalnya, bayi yang dikandung oleh Istrinya harus meninggal dalam kandungan yang diduga karena terlambat di tangani oleh oknum dokter RSUD Ahmad Ripin.

Baca: Dinsos Tak Punya Anggaran Untuk Keluarga Telantar

Undangan untuk kehadirannya tersebut dibenarkan oleh Heri. Ia mengatakan bahwa Ia mendapatkan surat undangan dari pihak RSUD Ahmad Ripin yang menyatakan bahwa Ia diundang untuk hadir dalam hal pemberitahuan klarifikasi RM RSUD Ahmad Ripin.

"Iya ada undangan dari pihak RSUD Ahmad Ripin yang ditandatangani oleh Dirutnya langsung. Ini mengenai kejadian kemarin, yang kami minta penjelasan penanganan istri saya," jelasnya melalui telepon, Minggu (14/10).

"Itu besok disuruh datang ke rumah sakit jam 11. 30," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan terhadap dugaan tersebut, Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin akan melakukan konferensi pers terkait dugaan kelalaian yang dilakukan oleh dokter RSUD Ahmad Ripin.

"Nanti hari Senin (red-tanggal 15 Oktober 2018) mendatang kita akan konferensi pers dan akan kita jelaskan semuanya," jelas Aang, Kabag TU kepada sejumlah awak media, Kamis (11/10).

Baca: Kerinci Target 50 Medali

Baca: Masih Rencana, Mobil Crane akan Dianggarkan Tahun 2019

Kejadian ini bermula pada saat Heri bersama dengan Istrinya, Rabu (1/10) lalu mengunjungi RSUD Ahmad Ripin untuk memeriksakan kandungan Istrinya yang sudah memasuki usia 9 bulan.

"Istri saya masuk ke RSUD Ahmad Ripin pada tanggal (1/10) lalu, sekitar jam 11.00 wib pagi. Saya antar periksa kandungan istri ke dokter kandungan yang memang kalo kontrol saya dengan dokter tersebut,dan dokter bilang istri saya memang mau melahirkan, semuanya baik-baik saja dan bisa melahirkan secara normal," ujarnya belum lama ini.

Lebih lanjut Ia dan istrinya menunggu di ruang kebidanan. Kemudian hingga pukul 15.00 wib istri mengalami pendarahan terus. Namun bidan tersebut mengatakan bahwa masih bukaan satu. Lalu Heri meminta ke bidan untuk dilakukan tindakan operasi saja, namun bidan mengatakan dokter yang menangani istrinya itu sudah tidak ada lagi di RS.

"Kalau begitu dirujuk aja ke RS lain saya bilang, tetapi tidak juga kunjung dirujuk. Hingga pukul 17.00 wib sore setelah saya marah-marah karena melihat kondisi istri saya yang terus melemah karena pendarahan terus, barulah istri saya dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi," sebutnya.

Baca: Puluhan Ribu Kalong Melintas di Langit Desa Sekernan, Fenomena Apa?

Baca: FAJI Merangin Dicoret dari Porprov, Dedi Dirmanstias Bantah Ia Ketua FAJI

Baca: Komika Uus Tirukan Gaya T-Rex saat Stand Up di Jamtos

Namun, sesampai di RSUD Raden Mattaher dokter yang menangani istrinya mengatakan bahwa pihaknya menyarankan untuk dilakukan operasi guna menyelamatkan istrinya.

"Sampai di RS, dokternya menyarankan untuk segera dilakukan tindakan operasi saja Pak, kita selamatkan nyawa ibunya saja, sebab anak bapak sudah meninggal didalam kandungan karena terlambat ditangani." jelasnya.

Ia berharap agar pihak RSUD Ahmad Ripin untuk memberikan penjelasan terhadap hal tersebut. Pasalnya anaknya meninggal dalam kandungan karena diduga karena kelalaian dokter.

Baca: Jalan Lingkungan Kampung Baru di Sabak Ulu Butuh Perbaikan

Baca: Peringati HUT Kabupaten, Pemkab Tanjabtim Gelar Adventure Offroad

Baca: Pemkab Muarojambi akan Buat Peraturan Bupati tentang Pengelolaan Dana Desa

Baca: Masnah Busro Buka MTQ ke VI Tingkat Kecamatan Tamanrajo

Penulis: samsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved