Kuah Kari, Rahasia Lezatnya Nasi Amak yang Legendaris

Tak hanya tempoyak, Jambi juga punya kuliner khas yang mulai populer sejak 1970-an, nasi gemuk namanya.

Kuah Kari, Rahasia Lezatnya Nasi Amak yang Legendaris
TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI
30072016_NASI GEMUK 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tak hanya tempoyak, Jambi juga punya kuliner khas yang mulai populer sejak 1970-an, nasi gemuk namanya.

Nasi ini dimasak dengan santan, daun pandan, daun salam, daun jeruk dan serai. Umumnya disajikan dengan teri, kacang goreng, telur dadar, kerupuk dan sambal terasi yang lembut mirip saus. Ada juga yang menambahkan bihun.

Jika Anda pernah keliling di beberapa daerah, nasi gemuk ini mirip dengan nasi uduk Betawi, atau Anda pernah ke Aceh dan mencicipi nasi gurihnya?

Di Palembang, nasi gemuk mirip dengan nasi lemak.

Baca: 40 Kelezatan Ikan Bakar Khas Jambi di Warung Laris

30072016_NASI GEMUK2
NASI GEMUK (TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI)

Jika Anda ingin coba nasi gemuk dengan rasa sedikit berbeda, bisa coba nasi gemuk Amak atau nasi Amak di lorong Beringin IV.

Namun nasi gemuk buatan bu Suryati ini tidak menggunakan teri dan kacang, atau bahkan bihun.

Ia pakai suwiran daging ayam, telur dadar, emping, irisan mentimun dan yang membuatnya terasa berbeda dengan yang lainnya, adalah siraman kuah kari yang gurih.

“Sambelnya enak, yang paling terasa buat enak itu kuah karinya, itu yang saya cari kalau makan di sini,” kata Putri, yang biasa langganan nasi Amak.

Baca: Ini Rasa Mi Tek Tek Buatan Pak De Juri yang Buat Ketagihan

Dahulu, setiap pagi Suryati jualan nasi gemuk di pasar Angso Duo Jambi, tapi kini dia pindah ke rumahnya di Beringin, Kota Jambi.

“Kuah kari dan sambalnya beda, pedes manis, menurutku itu yang buat nasi Amak lebih enak,” kata Andreas.

Halaman
12
Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved