Jelang Porprov 2018

Empat Cabor di Merangin Gagal ke Porprov, Padahal Satu Diantaranya Berpeluang Menang

Empat cabang olahraga (Cabor) di Kabupaten Merangin gagal maju ke Porprov bulan depan. Padahal salah satu cabor tersebut sangat berpotensi

Empat Cabor di Merangin Gagal ke Porprov, Padahal Satu Diantaranya Berpeluang Menang
TRIBUN JAMBI/MUHLISIN
Bupati Al Haris saat menyerahkan bendera pataka Porprov kepada Ketua KONI Merangin, Slamet. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Empat cabang olahraga (Cabor) di Kabupaten Merangin gagal maju ke Porprov bulan depan.

Padahal salah satu cabor tersebut sangat berpotensi menang, sebab di Merangin punya atlet handal dan lokasi latihan yang menjanjikan. Cabor tersebut adalah Arung jeram.

Ada beberapa alasan kenapa Arum jeram tidak masuk dalam Porprov, diantaranya tidak adanya kepengurusan yang jelas dari Federasi Arung Jerang Indonesia (FAJI) tersebut.

Baca: KPU Sebut APK Masih Menunggu Desain Parpol Masing-masing Bacaleg

Informasi yang diterima, FAJI Provinsi Jambi telah mengirimkan surat kepada FAJI Kabupaten Merangin untuk mengaktifkan kembali kepengurusan FAJI Merangin, namun ternyata itu tidak dilakukan.

Selain Arung jeram, tiga cabor lainnya yaitu Montai, Gulat dan Tenis Lapangan juga tak punya kepengurusan yang jelas.

Ketua KONI Kabupaten Merangin Selamet ketika dikonfirmasi membenarkan jika empat cabor dari Merangin tidak bisa masuk dalam Porprov nanti, padahal jika ikut, FAJI Merangin berpotensi menang.

"Jumlah cabor yang yang diperlombakan 31, tapi Merangin hanya 27 cabor. Empat cabor kita tidak bisa ikut," kata Selamet kemarin.

Dirinya sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh ketua FAJi sebelumnya yaitu Dedi Dirmanstias yang merupakan Kadisbud Porpora Kabupaten Merangin. Apalagi Kabupaten Merangin punya lokasi Arung jeram yang sangat spektakuler.

"Harusnya kalau ada surat cepat tindaklanjuti, kalau tidak bisa koordinasi dengan KONI," kata Selamet.

Terkait cabor yang lain, Selamet mengakui jika tidak ada pengurusan dan tidak ada atlet.

Baca: APK Caleg Belum Terpasang, KPU Tanjab Barat Dikritik

Baca: Dinkes Sebut Hanya Dua Puskesmas yang Kekurangan Tenaga Analis untuk Tes Urine Caten

Penulis: muzakkir
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved