Oknum Guru Cabuli 13 Siswa Laki-laki, Modus dan Pengakuannya Begini

Wa pun mengakui perbuatannya dan mengatakan dia pernah menjadi korban kekerasan seksual saat kecil.

Oknum Guru Cabuli 13 Siswa Laki-laki, Modus dan Pengakuannya Begini
Kompas.com
ilustrasi pencabulan anak 

TRIBUNJAMBI.COM - Oknum guru di sebuah SDN di Depok berinisial Wa telah melakukan tindak kekerasan seksual terhadap 13 murid laki-lakinya.

Oknum guru bahasa Inggris tersebut melancarkan perbuatannya dengan cara mengancam akan memberi nilai jelek pada para korbannya jika menolak.

Baca: Ramalan Zodiak Kamis 11 Oktober 2018 - Hari Baik Cancer dan Libra, Scorpio Penuh Pikiran Negatif

Wa dilaporkan telah melakukan perbuatan tersebut sejak 2016 hingga Juni 2018.

Perbuatannya terungkap usai orangtua korban melapor ke Unit PPA Polresta Depok, Rabu (6/6/2018).

Wa pun mengakui perbuatannya dan mengatakan dia pernah menjadi korban kekerasan seksual saat kecil.

Dia pun berpesan kepada para korban agar berani memberi tahu orangtua.

"Untuk anak-anak ketika kamu menjadi korban seperti saya segera sampaikan ke orangtua kalian. Jangan sampai kalian tidak menyampaikan ke orangtua karena rasa malu atau rasa rasa takut, suatu saat kalian yang menjadi pelaku seperti saya," katanya dikutip dari TribunJakarta.com.

Sementara itu, dua saksi dari pihak sekolah terkait yang hadir dalam sidang lanjutan kasus Wa di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Selasa (9/10/2018) menolak berkomentar.

Baca: Harga BBM Premium Baru 30 Menit Diumumkan Naik, Presiden Jokowi Minta Ditunda, Ini Alasannya

Kepala sekolah SDN berinisal Ad enggan berkomentar dan mengaku sedang tidak enak badan.

Begitu pula Ys, operator sekolah yang menolak berkomentar lebih jauh terkait kasus itu.

Meski demikian, dia mengatakan Wa bersalah dan layak mendapatkan hukuman atas perbuatannya.

Kejadian guru cabuli siswanya pernah terjadi sebelumnya, salah satunya di Bengkulu.

Guru berinisial AI (30) di sebuah SD di Seluma dilaporkan melakukan tindakan cabul terhadap 8 siswanya.

Melansir Kompas.com, Kapolsek Sukaraja Iptu Perdana Mahardika mengatakan, AI yang merupakan warga Seluma telah ditangkap oleh Polsek Sukaraja, Seluma, Bengkulu, Senin (3/9/2018).

Pelaku melancarkan aksi bejatnya terhadap korban dengan modus memberikan les privat.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Sakit Gigi, Kepala Sekolah SDN Tolak Berkomentar Soal Oknum Guru yang Cabuli 13 Murid

Editor: suci
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved