VIDEO: Polres Muarojambi Gagalkan Penyelundupan 61.200 Ekor Baby Lobster

Di dalam tedmond yang diangkut mobil L300 terisi 61.200 ekor baby lobster, 58.600 ekor di antaranya jenis lobster pasir.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kapolres Muarojambi, AKBP Mardiono saat melakukan konferensi pers di Polres Muarojambi, Selasa (9/10) menjelaskan bahwa penggagalan penyelundupan baby lobster ini dilakukan pada Senin (8/10) sekira pukul 14.00 wib.

Penggagalan ini bermula dari kecurigaan terhadap satu unit mobil yang di duga membawa baby lobster di KM 28 Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi.

Pihaknya kemudian melakukan penghadangan namun karena kondisi di lapangan tanjakan akhirnya kita tunggu di tanjakan. Adapun baby lobster ini diangkut dengan menggunakan mobil pick up L-300 dengan nopol BE 9563 CT. Saat penangkapan mobil tersebut berada di sebuah bengkel dan dalam kondisi terkunci.

"Namun pada saat kita tunggu kendaraan ini tidak muncul. Kemudian mobil tersebut kita temukan di sebuah bengkel milik saudara Dodo. Kemudian kita lakukan pengecekan terhadap kendaraan tersebut memang benar adanya baby lobster dengan jumlah 61.200 ekor," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa berdasarkan keterangan saksi bahwa mobil tersebut dititipkan di bengkel sedangkan sopir dan kernet tidak berada di tempat. Berdasarkan info dari saksi tersebut keduanya sedang makan siang.

"Namun setelah kita tunggu, keduanya tidak muncul-muncul," ujar Kapolres.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah satu unit mobil pick up L-300 yang bermuatan satu tedmond dengan dua box plastik warna kuning. Di dalam tedmond tersebut terisi 61.200 ekor baby lobster.

"Dari 61.200 ekor baby lobster tersebut terdiri dari jenis pasir sebanyak 58.600 ekor dan jenis mutiara sebanyak 2.600 ekor," sebutnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved