Kasus Ratna Sarumpaet

Polisi Lakukan Penyelidikan Terkait Rekening Ratna Sarumpaet yang Jadi Polemik

Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait rekening Ratna Sarumpaet yang kini menimbulkan polemik. Kabid Humas Polda Metro

Polisi Lakukan Penyelidikan Terkait Rekening Ratna Sarumpaet yang Jadi Polemik
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait rekening Ratna Sarumpaet yang kini menimbulkan polemik.  Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyelidikan dilakukan karena banyaknya masyarakat yang mempertanyakan mengenai rekening yang digunakan Ratna.

Rekening tersebut digunakan Ratna untuk membayar biaya perawatan medis di RS Bina Estetika, rekening itu juga digunakan untuk menggalang dana kemanusiaan untuk korban kapal tenggelam di Danau Toba.

Baca: Tak Lagi Jadi Surga bagi Penyembunyi Harta, Sekarang Swiss Terbuka Berbagi Data Nasabah

"Tentunya itu nanti juga akan menjadi agenda penyelidikan dari penyidik ya karena ada juga yang menyampaikan bahwa nomor rekeningnya itu sama dengan waktu kejadian kapal tenggelam di Danau Toba dengan pembayaran di Bina Estetika," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (5/10/2018).

"Nanti penyidik akan melakukan penyelidikan apakah ditemukan pidana atau tidak di situ," katanya menambahkan. Diberitakan sebelumnya, Ratna Sarumpaet telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong. Argo mengatakan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait penetapan status tersangka itu.

Barang bukti itu adalah kuitansi pembayaran melalui kartu debet ATM untuk operasi sedot lemak wajah di Rumah Sakit Bina Estetika, Jakarta Pusat.

"Polisi juga telah memeriksa buku jadwal operasi yang dilakukan Ratna beserta Direktur RS Bina Estetika," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018) malam. Selain itu, polisi juga telah memeriksa dokter dan tiga perawat rumah sakit.

Baca: Disetujui Pemegang Saham, BTPN dengan Bank Sumitomo Mitsui Merger

Baca: Menko Darmin: Perang Dagang Makin Tidak Bisa Direm, Tekanan Ekonomi akan Makin Besar

Setelah cukup bukti, polisi menetapkan Ratna sebagai tersangka. Ratna disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Pidana Hukum dan Undang-Undang ITE Pasal 28 juncto Pasal 45 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Muncul Polemik Rekening Ratna Sarumpaet, Polisi Lakukan Penyelidikan",

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved