Breaking News:

Kasus Pemerkosaan

Lupa Mengunci Pintu Kamar, Pengantin Baru Diperkosa Pria Bertopeng

Tidak hanya dirampok, seorang wanita pun diperkosa lelaki durjana yang masuk rumah kontrakannya di Taman Kampung Kolam,

Penulis: Fifi Suryani | Editor: Fifi Suryani
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, DUNGUN - Tidak hanya dirampok, seorang wanita pun diperkosa lelaki durjana yang masuk rumah kontrakannya di Taman Kampung Kolam, Paka, pagi kemarin.

Dalam insiden pukul 5.40 pagi, wanita 29 tahun itu diperkosa seorang pria bertopeng karena lupa mengunci kamarnya.

Kepala Polisi Distrik Dungun, Inspektur Baharudin Abdullah mengatakan, korban yang baru beberapa bulan menikah tidur sendirian karena teman keluarga di rumahnya sedang keluar kota.

Baca: Diet Mediterania, Untuk Menurunkan Berat Badan Sekaligus Mengatasi Depresi

Dia mengatakan, meskipun bersedia memberikan apa saja asal tidak mengapa-apakan dirinya, pria bertopeng tersebut tetap bertindak kejam dengan menempelkan gunting di leher korban, lalu memperkosanya.

"Pengantin baru yang telah menikah lima bulan itu telah menyewa kamar dengan temannya karena suaminya bekerja di Kuala Lumpur.

"Ketika korban terjaga dan melihat pintu kamar terbuka, ia bangun untuk menutupnya tetapi didorong oleh seorang pria yang tidak dikenal.

"Tersangka mengatakan ingin melakukan hubungan seks dengan korban, tetapi korban menolak dan mengatakan dia sudah menikah.

"Tersangka menempelkan gunting di leher korban dan kemudian memperkosanya. Korban sempat melakukan perlawanan yang menyebabkannya cedera di paha kiri akibat terkena gunting," katanya.

Baca: 5 Jenis Makanan Ini Bikin Anda Cepat Tua, Berikut Kiat Sederhana agar Awet Muda

Baca: Janin Sudah Bisa Menangis Sejak dalam Rahim, Kenali Penyebab dan Hal yang Harus Dihindari

Baharudin mengatakan, sebelum melarikan diri tersangka juga merampok uang tunai sebanyak RM200 (Rp 730 ribu) dan sebuah ponsel serta mengancam akan membunuh korban jika mencoba melapor polisi.

"Setelah tersangka melarikan diri, korban pergi dengan sepeda motor untuk mencari bantuan.

"Korban kemudian dibawa oleh seorang penjaga keamanan di Paka untuk melapor di kantor polisi terdekat.

"Saat ini polisi tengah memburu tersangka, sementara korban dikirim ke Rumah Sakit Dungun untuk pemeriksaan kesehatan," katanya.

Sumber: Sinarharian.My

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved