Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS, Harga Emas Naik Tipis
Jumat (5/10 ) pukul 8.00 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2018 di Commodity Exchange berada di US$
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Harga emas mampu bertahan di atas level US$ 1.200 menjelang akhir pekan ini.
Jumat (5/10 ) pukul 8.00 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2018 di Commodity Exchange berada di US$ 1.2012,60 per ons troi.
Baca: Rupiah Terus Melemah, Nilai Tukar Rupiah ke Dollar AS di Angka Rp 15.179, Ini Sebabnya
Harga emas ini naik tipis 0,08% dari penutupan harga kemarin pada Rp 1.201,60 per ons troi.
Harga emas bertahan di tengah imbal hasil US Treasury yang mencapai level tertinggi sejak 2011.
"Ekonomi AS masih bagus. Ekspektasi kenaikan suku bunga tahun depan bertambah dari tiga kali menjadi empat kali," kata Nicholas Cawley, analis DailyFX.com kepada Reuters.
Suku bunga yang lebih tinggi menyebabkan investor lebih suka menghindari emas dan mencari instrumen yang menawarkan yield menarik.
Baca: Rupiah Terus Melemah, IHSG Panik
Baca: Ratna Sarumpaet Dibekali Rp 70 Juta Oleh Pemprov DKI Jakarta Untuk Pergi ke Chile, Tapi Ditangkap
Jim Wykoff, analis senior Kitco Metals mengatakan, beberapa investor membeli emas untuk lindung nilai terhadap risiko inflasi.
Pasalnya, akhir pekan ini AS akan mengumumkan angka tenaga kerja dan pertumbuhan upah, yang keduanya diramal tinggi.
Hal ini bisa memicu inflasi melebihi target bank sentral pada level 2%.
Survei Reuters memperkirakan, non-farm payroll bulan September yang akan dirilis hari ini akan menunjukkan kenaikan 185.000.
Sumber : Kontan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18062-17_emas_antam_20170618_171330.jpg)