Kasus Ratna Sarumpaet

Ini Kronologi Perjalanan Kasus Hoaks Hingga Ditangkap dan Digeledahnya Kediaman Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet pada Rabu (3/10/2018) secara terbuka membuat pernyataan bahwa dirinya telah berbohong terkait mukanya

Ini Kronologi Perjalanan Kasus Hoaks Hingga Ditangkap dan Digeledahnya Kediaman Ratna Sarumpaet
(WARTA KOTA/ALEX SUBAN)
Ratna Sarumpaet digelandang ke Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018) malam. Ia diamankan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ratna Sarumpaet pada Rabu (3/10/2018) secara terbuka membuat pernyataan bahwa dirinya telah berbohong terkait mukanya yang bengkak dan lebam. Dia mengakui bukanlah korban penganiayaan seperti informasi yang telah beredar di media sosial, yang disampaikan secara terbuka oleh sejumlah tokoh politik sebelumnya.

Pernyataan bahwa dia menjadi korban penganiayaan itu disampaikan antara lain oleh Fadli Zon, Rachel Maryam, Nanik S Deyang, Hanum Rais, Dahnil Anzar Simanjuntak, bahkan oleh Prabowo Subianto.

Baca: Sandiaga Nilai Reformasi Pajak yang Dilakukan Pemerintah Tidak Berjalan Semestinya, Ini Janjinya

Ratna dalam jumpa pers yang digelar di kediamannya di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, menegaskan bahwa bengkak di wajahnya akibat operasi sedot lemak yang dilakukan di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat, pada 21 September 2018. Dia membantah ada penganiayaan.

Kamis malam kemarin, dia akhirnya ditangkap pihak kepolisian di Bandara Soekarno-Hatta saat hendak terbang ke Cile. Ternyata, pihak kepolisian telah mengeluarkan surat pencekalan terhadapnya.

Berikut ada rentetan perjalanan kasus kebohongan Ratna dari Selasa lalu pukul 15.00 hingga Jumat dini hari ini pukul 00.20 WIB.

Selasa, 2 Oktober 2018

Polisi melakukan penyelidikan terkait informasi penganiayaan Ratna yang mengakibatkan wajahnya lebam. Dari penelusuran, polisi tidak menemukan dugaan bahwa kondisi lebam di wajah Ratna karena tindak penganiayaan.

Baca: BEI Bakal Kedatangan Delapan Calon Emiten Baru, Berikut Informasinya

Baca: Kisah Arif yang Selamat dari Ambruknya Hotel Roa Roa, Dengar Suara Minta Tolong dalam Gelap

Rabu, 3 Oktober 2018

Pukul 15.00 WIB, Ratna menggelar jumpa pers di kediamannya di Tebet. Dia menjelaskan mengenai bengkak di wajahnya tak terkait penganiayaan, hanya efek sedot lemak di wajah. Ratna mengaku dianiaya hanya kepada anak-anaknya. Dia mengaku terkejut ketika wajah dan kabar penganiayaan terhadapnya beredar di media sosial.

Ratna juga mengaku telah berbohong kepada Calon Presiden Prabowo Subianto, Amien Rais, dan sejumlah orang lainnya. Dia mengaku sebagai pembuat hoaks dan meminta maaf atas perbuatannya. Pukul 16.00 WIB, Ratna menandatangani surat pengunduran diri dari Tim Pemenangan Prabowo-Sandi.

Halaman
12
Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved