Diduga Gelapkan Pajak Rp 1,9 Triliun, Fan Bingbing Berbulan-bulan Menghilang, Muncul dan Bilang Ini

Fan dikabarkan membuat permohonan maaf yang panjang lebar kepada 61 juta pengikutnya di akun Weibo-

Diduga Gelapkan Pajak Rp 1,9 Triliun, Fan Bingbing Berbulan-bulan Menghilang, Muncul dan Bilang Ini
(KOMPAS.com/ Andika Aditia)
Fan Bingbing adalah aktris ternama asal China. ia juga merupakan aktris dengan bayaran termahal di China. 

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah dikabarkan menghilang selama berbulan-bulan, setelah diduga menggelapkan pajak, aktris asal China, Fan Bingbing akhirnya"muncul".

Namun, kemunculannya itu sebatas digital.

Baca: Prabowo Pernah Jadi Komandan Kopassus Bebaskan Sandera, Kok Bisa Kena Hoax RS? Ini Kata Dahnil

Fan dikabarkan membuat permohonan maaf yang panjang lebar kepada 61 juta pengikutnya di akun Weibo-nya.

"Saya gagal di negara saya yang memupuk saya; saya gagal dalam masyarakat yang mempercayai saya; saya gagal terhadap para penggemar yang menyukai saya," tulis Fan.

Pemain film X-Men: Days of Future Past itu juga menyinggung tentang denda pajak yang harus ia hadapi.

bingbing_fan
instagram.com/bingbing_fan

"Saya benar-benar menerima semuanya dan akan mengumpulkan dana untuk membayar pajak dan hukuman saya, terlepas dari hambatan apa pun," tulisnya lagi.

Kemunculan Fan Bingbing itu tak lama setelah kantor berita China, Xinhua, mengeluarkan laporan resmi pertamanya tentang kasus hilangnya Fan Bingbing secara misterius, pada Rabu (3/10/2018).

Laporan itu menunjukkan Fan menghadapi denda sebesar sekitar 479 juta RMB (70 juta dolar AS), bersama dengan tagihan lain untuk pajak yang belum dibayar atau back taxes sebesar 255 juta RMB (37 juta dolar AS).

Saluran media lain di Cina melaporkan bahwa ia kemungkinan berutang jauh lebih banyak, dengan total 880 juta RMB (128 juta dolar AS). Angka ini yang paling sering dikutip.

Baca: Kesalahan Paling Mengkhawatirkan Dilakukan Hanum Rais Soal Penyebaran Hoax Ratna Sarumpaet Dianiaya

Dalam laporan itu juga tercantum, bahwa apabila Fan Bingbing membayarnya secara penuh, dia akan lolos dari tuntutan pidana karena itu merupakan pelanggaran pertamanya.

Halaman
12
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved