Butuh Bantuan, Mirza Azzahra, Bayi 2 Bulan Asal Tanjab Timur Divonis Jantung Bocor

Putri dari pasangan Misran dan Zuriah ini, divonis menderita kebocoran jantung.

Butuh Bantuan, Mirza Azzahra, Bayi 2 Bulan Asal Tanjab Timur Divonis Jantung Bocor
NET
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Mirza Azzahra seorang bayi yang belum genap dua bulan ini kondisinya memprihatinkan. Putri dari pasangan Misran dan Zuriah ini, divonis menderita kebocoran jantung.

Bayi mungil yang baru saja dilahirkan hampir sebulan lalu, tepatnya 5 September 2018 lalu ini, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit umum Raden Mattaher Jambi.

Baca: Balita Penderita Jantung Bocor di Tenda Pengungsian

Setelah menjalani perawatan selama 22 hari, keadaan bayi malang ini belum mendapatkan kemajuan yang signifikan. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan alat pada rumah sakit tersebut.

Akhirnya, pihak rumah sakit memutuskan untuk merujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Kota Palembang. Dirujuknya Mirza, diharapkan akan mendapat perawatan medis yang lebih maksimal.

Baca: Dua Kali Terpental saat Gempa Sulteng, Korban Melahirkan Bayi Kembar Tiga

Meskipun kondisi ekonomi pasangan yang berdomisili di Pangkal Bulian, RT 6 RW 3 Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat ini sangat kekurangan.

Chici, bibi dari bayi penderita jatung bocor ini, menceritakan kondisi keponakannya yang sangat memprihatinkan. Dia menuturkan, Bayi Mirza mengalami sesak nafas dikarenakan kebocoran jantung yang dideritanya.

"Sejak dilahirkan memang kondisinya seperti itu," bilang Chici, kepada Tribunjambi.com, Rabu (3/10).

Baca: Romi Pastikan Arah Kebijakan Pembangunan 2019 Difokuskan di Kecamatan Sabak Barat dan Kuala Jambi

Untuk biaya operasi kata Chici, diperkirakan akan menghabiskan uang Rp100 juta an. Dengan keadaan ekonomi yang sulit bagi keluarga tersebut, Chici berharap adanya bantuan dari berbagai pihak demi kesembuhan keponakan tercintanya.

"Begitulah kondisinya mas. Kalau mengandalkan ekonomi keluarga, kami tidak mampu. Saat ini kami hanya bisa berharap ada bantuan dari orang lain," harapnya.(*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved