Upaya Hukum Erwan Malik dan Saipudin Berlanjut, Putusan di Kasus Ketok Palu RAPBD

Humas PN Jambi, Makaroda Hafat, mengatakan sidang perdana akan digelar pada Kamis (25/10/18).

Upaya Hukum Erwan Malik dan Saipudin Berlanjut, Putusan di Kasus Ketok Palu RAPBD
Erwan Malik usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, beberapa waktu lalu. (TRIBUNNEWS/THERESIA) 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pengadilan Negeri Jambi menetapkan jadwal sidang Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan mantan Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik, dan mantan Asisten III Provinsi Jambi, Saipudin. Sidang itu terkait kasus dugaan suap dana ketok palu APBD 2018 yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Humas PN Jambi, Makaroda Hafat, mengatakan sidang perdana akan digelar pada Kamis (25/10/18).

"Sidang perdananya hari Kamis, 25 Oktober 2018. Adapun majelis hakim yang telah ditetapkan pihak PN Jambi, hakim ketuanya Khairulludin, dan dua hakim anggota, Edi Istanto dan Hiasinta Fransiska Manalu," katanya, ketika dijumpai di ruangannya, Selasa (2/10/18).

Dia menambahkan alasan pengajuan PK, karena keduanya menganggap putusan majelis hakim sebelumnya keliru. Sehingga, dia menginformasikan, keduanya meminta agar majelis hakim meninjau dan memeriksa kembali putusan tersebut.

"Nanti di persidangan, keduanya akan menunjukkan novum (peristiwa atau bukti) baru, yang nanti akan ditinjau kembali oleh majelis hakim untuk disampaikan ke Mahkamah Agung (MA). Nanti MA yang akan memeriksa lebih lanjut dan memutuskan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Erwan Malik dan Saipudin melayangkan Peninjauan Kembali (PK) kepada Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Senin (1/10/2018).

PK tersebut diajukan terhadap putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jambi yang telah berkekuatan hukum tetap.

Sebelumnya, kasus ini juga turut menjerat mantan Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, Arfan. Arfan dan dan Saipudin masing-masing divonis 3,5 tahun. Sedangkan mantan Plt Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik, divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jambi.

Usai banding di PT Jambi, ketiganya mendapat keringanan hukuman masing-masing enam bulan. Arfan dan Saipudin menerima hukuman 3 tahun penjara, Erwan Malik 3,5 tahun penjara.

Selain kurungan penjara, ketiganya juga dikenakan sanksi denda masing-masing Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan penjara.

Baca: Tutorial Daftar Akun sscn.go.bkn.go.id, Cetak Kartu dan Foto CPNS 2018, Urutan Lengkap

Baca: Viral Wajah Ratna Sarumpaet Bonyok, Rachel Maryam Bilang Terjadi Penganiayaan

Baca: Ajudan Ahok Sedih, Ini yang Bikin Bosnya Tak Mau Keluar Penjara Agustus 2018

Penulis: Mareza
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved