Breaking News:

Hari Kesaktian Pancasila

Tak Ingin Dikaitkan Penghentian Film G30S PKI, Kubu Jokowi Bongkar Peran Penasehat Timses Prabowo

Tak Ingin Dikaitkan Penghentian Film G30S PKI, Kubu Jokowi Bongkar Peran Penasehat Timses Prabowo

Editor: bandot
Film G30S PKI 

Para menteri itu menginginkan, pada waktu itu, bahwa hal yang menyangkut masalah sejarah, perlu dilakukan peninjauan ulang agar lebih menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

"Jadi jangan dianggap penghentian itu seolah-olah oleh Ibu Mega atau Pak Jokowi, Gus Dur, atau Pak SBY. Ini dihentikan Pak Yunus Yosfiah dan Juwono Sudarsono," tegasnya.

Penghentian itu, lanjut Aria Bima, sama seperti yang dilakukan terhadap film Serangan Umum 1 Maret yang dianggap terlalu menonjolkan peran Soeharto.

Padahal, ada peran besar Sri Sultan Hamengkubowono IX yang tidak ditonjolkan.

Hal itu pun juga ditindaklanjuti oleh Menteri Juwono Sudarsono.

Baca: Link Live Streaming Final Korea Open 2018 Tommy Sugiarto Vs Wakil Taiwan Mulai 09.00 Pagi Ini

Hal itu jelas sangat tidak mendidik, bila saat ini dibangun sebuah kampanye hitam yang menyudutkan bahwa seolah penghentian ini dilakukan oleh pemerintahan Jokowi.

"Dan dikapitalisasi seolah-olah Pak Jokowi tidak setuju pemutaran film G30S itu. Ini suatu hal yang dikapitalisasi menjadi isu politik dan itu tidak benar," kata Aria Bima.

"Pak Jokowi tidak melarang dan membolehkan menonton dan membuat film (dengan tema) yang sama, supaya kita bisa cerdas untuk memberikan film-film, termasuk film Serangan Umum 1 Maret," sambungnya.

Anggaran 800 Juta
Dilansir dari Intisari yang mengutip tulisan Imelda Bachtiar, Alumnus Pascasarjana Kajian Gender, Universitas Indonesia tahun 2010.

Film produksi Perum Produksi Film Negara (PPFN) tahun 1984 sebagian besar adegan dibuat dalam rekaan ulang, walaupun ada juga beberapa bagian (sangat sedikit) berupa dokumentasi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved