Pasca Diguncang Gempa dan Tsunami, Begini Kondisi Keluarga Dua Pemain Timnas U-23 di Sulawesi

Winger timnas Indonesia, Irfan Jaya, sangat panik dan langsung menghubungi keluarganya di Sulawesi.

Pasca Diguncang Gempa dan Tsunami, Begini Kondisi Keluarga Dua Pemain Timnas U-23 di Sulawesi
HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA
Pemain timnas u-23 Indonesia, Irfan Jaya (kiri) dan Evan Dimas, merayakan gol ke gawang Hong Kong pada laga Grup A Asian Games 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (20/8/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM - Gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter yang menimbulkan tsunami baru saja menerjang wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Jumat (28/9/2018).

Karena bencana alam tersebut, winger timnas Indonesia, Irfan Jaya, sangat panik dan langsung menghubungi keluarganya di Sulawesi.

Namun beruntung, keluarga Irfan Jaya yang berada di Bantaeng, Sulawesi Selatan dalam kondisi aman.

"Jarak Donggala dengan Bantaeng jauh, sekitar 15 jam jalur darat. Terasa gempa cuma di daerah pantai saja," kata Irfan dilansir dari Tribun Jatim via BolaSport.com, Sabtu (29/9).

Kemudian pemain asal Persebaya Surabaya tersebut juga menjelaskan tentang keadaan keluarga dari rekannya yakni Saddil Ramdani.

Aksi pemain sayap timnas u-23 Indonesia, Saddil Ramdani, saat menghadapi timnas u-23 Laos di babak penyisihan Grup A cabang sepak bola Asian Games 2018 di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (17/8/2018).
Aksi pemain sayap timnas u-23 Indonesia, Saddil Ramdani, saat menghadapi timnas u-23 Laos di babak penyisihan Grup A cabang sepak bola Asian Games 2018 di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (17/8/2018). (HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA)

Irfan menjelaskan kalau dirinya sudah menghubungi Saddil Ramdani melalui DM Instagram.

"Saya sudah DM, katanya Muna (kampung halaman Saddil Ramdani) aman," jelasnya.

Saat ini tim SAR tengah mendata jumlah korban jiwa dari bencana alam tersebut.

Salah satu pengungsi dari Kelurahan Lolu Utara yakni Nining (32) mengatakan telah melihat banyak mayat di pantai, serta sebagian mengambang di laut pada Sabtu pagi (29/9/2018).

"Banyak mayat berserakan di pantai dan mengambang di permukaan laut," katanya.

Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved