Puluhan Mobnas Setda Kerinci Nunggak Pajak. Pejabat Ganti Plat dan Tak Berani Bawa Keluar Daerah

Beberapa pejabat ditemui mengakui hal itu, seperti yang disampaikan oleh staf ahli Bupati Kerinci, Muslihudin ditemui, Jumat (28/9).

Puluhan Mobnas Setda Kerinci Nunggak Pajak. Pejabat Ganti Plat dan Tak Berani Bawa Keluar Daerah
tribunjambi/heru
Mobil dinas di Setda Kerinci, banyak yang menunggak pajak

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Pajak sejumlah Mobil Dinas (Mobnas) pejabat di lingkup Setda Kerinci,  menunggak. Akibatnya, para pejabat di Setda Kerinci tidak berani membawa mobnas tersebut keluar daerah.

Informasi yang didapatkan Tribunjambi.com, mobnas yang nunggak pajak tersebut mulai dari Kabag, Kasubbag hingga staf ahli dan para asisten. Pajak Mobnas tersebut telah nunggak 1 hingga 2 tahun.

Beberapa pejabat ditemui mengakui hal itu, seperti yang disampaikan oleh staf ahli Bupati Kerinci, Muslihudin ditemui, Jumat (28/9).

Baca: 5 Oknum ASN Mantan Napi Korupsi di Merangin Dipecat Akhir Tahun

Saat ini kata dia, sejumlah pejabat di lingkup Setda Kerinci, sudah tidak berani lagi membawa mobil dinas mereka untuk kegiatan dinas keluar daerah. Sebab mereka takut jika terjadi sesuatu di jalan akan menghambat pekerjaan mereka, karena kendaraan yang mereka gunakan telah mati pajak.

“Ya, mobnas kita saat ini telah mati pajak. Yang saya gunakan ini sudah satu tahun mati pajak,” sebutnya.

Baca: Banyak Mobil Dinas Dipakai Bukan Oleh Pemiliknya, Bupati CE Minta Aset Negara Dikembalikan

Ia mengaku, malu menggunakan kendaraan yang telah menunggak pajak. Namun ia tak tahu apa penyebab hingga kendaraan bagi para pejabat di Setda Kerinci ini belum juga dibayarkan pajaknya.

Senada beberapa pejabat lain juga menyampaikan, bahkan mereka terpaksa menggunakan mobil pribadi untuk melakukan aktivitas pekerjaan dan dinas ke luar daerah.

Baca: Cara Mengenali Pangkat Anggota TNI dari Melihat Pelat Nomor dan Jenis Mobil Dinas

Baca: Selama 6 Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan, Samsat Batanghari Tuai Rp 5,5 Miliar

”Mana berani kita membawa kendaraan dinas keluar daerah, bisa-bisa kita ditahan polisi. Sebab pajaknya telah mati,” sebut pejabat yang minta namanya tak disebutkan.

Pantaun Tribunjambi.com, beberapa mobnas yang telah menunggak pajak dipasang dengan plat hitam. Hal itu mereka lakukan diduga karena malu dengan menunggaknya pajak mobnas yang mereka gunakan.

Terkait kondisi Mobnas yang telah menunggak pajak hingga lebih satu tahun ini, pihak terkait belum bisa dikonfirmasi. Kabag Umum Setda Kerinci, Linda Martiani dihubungi melalui nomor ponselnya bernada tidak aktif.(*)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved