Diikuti 110 Desa, Bupati Syahirsyah Buka Inovasi Desa

"60 persen warga Batanghari ini tinggal di desa. Jadi, kalo mau memajukan Batanghari tentu harus memajukan dulu desanya," jelas Syahirsah.

Diikuti 110 Desa, Bupati Syahirsyah Buka Inovasi Desa
tribunjambi/abdullah usman
Bupati Batanghari Syahirsah membuka bursa inovasi desa yang diikuti 110 desa di Kabupaten Batanghari 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Pemerintah Batanghari menggelar inovasi Desa yang diikuti 110 desa yang berada di Kabupaten Batanghari, Rabu (26/9). Bursa inovasi desa terdiri dari 500 an peserta inovasi.

Dikatakan, koordinator tim bursa inovasi desa Kabupaten Batanghari, Mulawarmansyah dalam sambutannya mengatakan, Maksud diselenggarakkannya bursa inovasi desa tersebut tidak lain agar masyarakat desa dapat memanfaatkan penggunaan dana desa untuk kemajuan masyarakat itu sendiri.

Baca: 149 Desa Tampil di Bursa Inovasi Desa Kabupaten Sarolangun

"Dalam acara inovasi desa ini diikuti dari 110 desa, terdiri dari camat dan perangkat daerah serta tim inovasi desa dan pendamping desa. Dengan total peserta inovasi desa lebih kurang mencapai 500 orang," tuturnya.

Dikatakannya pula, dengan kegiatan ini di harapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif dan merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif.

Bursa inovasi desa tersebut di selenggarakan bertujuan untuk meningkatkan kualitas penggunaan dana desa melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

110 desa di Kabupaten Batanghari ikut bursa inovasi desa
110 desa di Kabupaten Batanghari ikut bursa inovasi desa (tribunjambi/abdullah usman)

Selain itu, program inovasi desa tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa melalui pemanfaatan dana desa secara lebih berkualitas.

Mulawarmansyah mengatakan Program Inovasi Desa (PID) merupakan strategi pengembangan desa secara berkelanjutan, khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan.

Sementara itu, bupati Batanghari Syahirsah berharap kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi dalam melengkapi desain kerangka pembangunan desa yang sudah berjalan.

Baca: Benarkah Gara-gara Berfoto Selfie, Haringga Dikeroyok Oknum Bobotoh? Polisi Temukan Ini

"60 persen warga Batanghari ini tinggal di desa. Jadi, kalau mau memajukan Batanghari tentu harus memajukan dulu desanya," jelas Syahirsah.

Drinya juga mengatakan, inti dari kegiatan inovasi desa ini selain untuk dapat memajukan desa. Juga bagi masyarakat desa dapat lebih kreatif dan maju dalam mengkreasikan produk desa. Semisal kuliner yang ada dimodifikasi atau di exsperimen semisal dari tampilan.

Baca: Festival Batanghari 2018 Resmi Ditutup, Ujang: Semua Sesuai Rencana

"Selain itu mereka juga harus bisa berinovasi dari sumber alam yang ada ditempat mereka, seperti kue dogan yang berbahan dasar kelapa muda. Orang bisa membuat bahan makana enak dari dogan tadi kenapa kita tidak," ujarnya.

"Sesuai moto inovasi desa, Belajar pado orang yang padek," tambahnya. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved