Cegah Narkoba Masuk di Tingkat SMP, Pemkot dan Kwarcab Jambi, Lantik Duta Anti Narkoba

Menyikapi itu, Pemkot Jambi, melantik 109 duta anti narkoba Kota Jambi, Rabu (26/9) di ruang pola kantor Walikota Jambi.

Cegah Narkoba Masuk di Tingkat SMP, Pemkot dan Kwarcab Jambi, Lantik Duta Anti Narkoba
trobunjambi/rohmayana
Walikota Jambi, Syarif Fasha melantik anggota pramuka sebagai Duta Anti Narkoba 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Provinsi Jambi, berdasarkan data, menduduki peringkat ke 4 se Indonesia dalam peredaran dan pengguna narkotika. Mengingat hal tersebut, berbagai upaya mulai dilakukan agar pemakai narkoba jera memakai barang haram tersebut.

Menyikapi itu, Pemkot Jambi, melantik 109 duta anti narkoba Kota Jambi, Rabu (26/9) di ruang pola kantor Walikota Jambi. Pelantikan duta anti narkoba tersebut dilantik langsung oleh walikota Jambi Syarif Fasha dan ketua DPRD kota Jambi M Nasir.

Baca: Karina Hidup Sendirian di Semak-semak, Operasi Penyelamatan Gajah Sumatera di Jambi Dimulai

109 duta anti narkoba tersebut, berasal dari siswa Pramuka penggalang tingkat SMP di Jambi. Disampaikan Fasha bahwa Indonesia saat ini sudah darurat narkoba.

"Sehingga pencegahan tidak hanya dimulai pada orang dewasa saja. Melainkan dimulai dari masa remaja seperti ini," katanya.

Dengan adanya duta anti narkoba kata Fasha, diharapkan bisa memerangi peredaran serta pemakaian narkoba di Jambi. Karena sasaran utama narkoba saat ini merupakan anak remaja.

Walikota Jambi, Sarif Fasha melantik duta narkoba, dari gerakan pramuka di rumah dinas Kantor Walikota Jambi
Walikota Jambi, Sarif Fasha melantik duta narkoba, dari gerakan pramuka di rumah dinas Kantor Walikota Jambi (Tribunjambi/rohmayana)

Baca: Kisah Sutan Sjahrir, Perdana Menteri Pertama Indonesia yang Jadi Korban Kutukan Tokoh Kiri

"Narkoba ini musuh kita bersama. Kita harap anak-anak ini setelah diberi pelatihan, bisa mensosialisasikan kepada teman-temannya apa saja jenis narkoba, bahaya pemakaian narkoba, akibat dari pemakaian narkoba," jelasnya.

Fasha menyebutkan bahwa efek narkoba, terhadap otak mengakibatkan hitamnya otak pengguna narkoba. Sehingga kegiatan mencegah pemakaian narkoba yang meningkat dibutuhkan cara-cara yang inovatif salah satunya duta anti narkoba.

Baca: Miliki Kemampuan Diatas Rata-rata, Pasukan Elite TNI Hanya Beroperasi dalam Waktu Singkat

"Kalianlah yang akan menyampaikan kepada teman-teman untuk meyakinkan bahaya narkoba. Satu orang duta saja akan banyak teman-teman kalian yang terselamatkan. Jangan malu diperolok, karena tugas yang kalian lakukan adalah tugas mulia," ujar Fasha.

Bahkan menurutnya, keberadaan duta anti narkoba melalui Pramuka ini satu-satunya di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved