VIDEO

VIDEO: Tersangka Kasus Pipanisasi di Tanjab Barat Ditahan Kejati Jambi

Tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan pipanisasi di Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati)

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan pipanisasi di Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi hari ini, Senin (24/9/18).

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjab Barat, Hendri Sastra tersebut ditahan atas sangkaan kasus dugaan korupsi pemasangan pipanisasi tahun 2009-2010 di Kabupaten Tanjab Barat.

Baca: Miras yang Diamankan di Kuala Jambi Berjumlah Lebih 8.000 Botol

Hendri Sastra ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jambi Klas IIA Jambi setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus pipanisasi yang merugikan keuangan negara miliaran rupiah. Pantauan Tribunjambi.com, dia dibawa tim Kejati Jambi sekitar pukul 17.00 WIB.

Kasi Penyidikan Kejati Jambi, Imran Yusuf kepada awak media mengatakan, penahanan ini dilakukan dalam tahap penyidikan, dengan pertimbangan untuk memaksimalkan penyelesaian penyidikan.

Hal itu dikarenakan tersangka lebih banyak beraktivitas di luar Provinsi Jambi. Selain itu juga ditujukan untuk mempercepat proses, sebab penyidikan ini akan segera dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

"Untuk tersangka kita tahan dalam 20 hari ke depan," kata Imran.

Mengenai pemeriksaan tersangka, kata Imran, hingga saat ini sudah hampir rampung.

"Pemeriksaan sudah hampir 90 persen, dan tersangka sendiri akan kita periksa satu kali lagi," tandas Imran.

Baca: Kasus Pembangunan Embung Tebo, Dua Direktur Perusahaan Konsultan Hadir Sebagai Saksi

Baca: Kasus Pembangunan Embung Tebo - Asmoro Sampaikan Kesaksian, Erika: Pantas Tidak Selesai

Mengenai saksi, kata dia, pihak penyidik telah memeriksa puluhan saksi. Sedangkan untuk total kerugian, pihaknya akan menyampaikan setelah tahapan selanjutnya.

Untuk diketahui, perbuatan tersangka secara primair sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. 20 tahun 2001, tentang perubahan atas Undang-undang No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Secara subsidair, perbuatan keempat terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca: Transaksi Sabu dan Ekstasi Gagal, Dedi dan Feri Diringkus Polisi

Baca: Kasus Pembangunan Embung di Tebo - Firdaus Sebut CV PAN Lolos Karena Penawaran Lebih Rendah

Baca: Jalan Sehat Tribun Jambi Bersama Luwak White Koffie; Kegiatan Positif Untuk Warga Jambi

Penulis: Mareza
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved