Ditarget Rp 90 Juta, Baru Terealisasi 28 Persen

Pendapatan Assli Daerah dari retribusi parkir di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih kecil.

Ditarget Rp 90 Juta, Baru Terealisasi 28 Persen
TRIBUN JAMBI/DARWIN SIJABAT
Kepala BPPRD Tanjab Barat, Yon Hery 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Pendapatan Assli Daerah dari retribusi parkir di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih kecil.

Informasi yang didapatkan dari Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) bahwa target parkir dalam setahun telah diatur dalam peraturan daerah yaitu Rp 90 juta.

"Hingga akhir Agustus, realisasi parkir di Kabupaten Tanjab Barat baru mencapai 28 persen," ungkap Yon Hery, Kepala BPPRD Tanjab Barat.

Baca: Maksimalkan PAD dari Kantong Parkir

Kecilnya pemasukan tersebut dikatakan Kepala BPPRD tersebut menjadi PR bersama sehingga sedang mengupayakan berbagai cara untuk meningkatkannya.

Salah satu upaya yang hendak dilakukan dengan memaksimalkan perda tentang parkir tersebut.

Parkir berlangganan ini juga diberlakukan kepada siapa pun baik PNS maupun masyarakat sipil biasa.

"Daripada setiap kali parkir membayar parkir, sudahlah kito parkir berlangganan be lah. Setiap kali parkir kita tinggal menunjukkan kartu, kita digratiskan.

Namun dimana kegiatan parkir harus diketahui oleh Dinas Perhubungan. Sejauh ini Dinas Perhubungan tidak pernah memberikan pengelolaan parkir kepada pihak lain.

Baca: Dinas Pendidikan Tanjabtim Kejar Target Pemberian Vaksin MR

Baca: Jambi Pernah Rekor Jumlah Peserta Jalan Sehat Paling Banyak

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved