Usai Dilantik, Fachrori Minta Al Haris dan Mashuri Menindak Tegas Pelaku PETI dan Perambah Hutan

Al Haris menegaskan akan terus berkomitmen melaksanakan agenda pembangunan terutama mengatasi maraknya PETI dan perambahan hutan.

Usai Dilantik, Fachrori Minta Al Haris dan Mashuri Menindak Tegas Pelaku PETI dan Perambah Hutan
Tribun Jambi/Muzakkir
Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar melantik pasangan Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Alharis dan Mashuri, di aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu (22/9). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fadly

TRIBUN JAMBI.COM, JAMBI - Di tengah acara pelantikan Al Haris dan Mashuri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Plt Gubernur Jambi, Fachrori berharap agar keduanya bisa melaksanakan amah yang telah diberikan rakyatnya.

Fachrori juga mengingatkan, agar dua pejabat tinggi tersebut dapat memperhatikan kerusakan lingkungan yang disebabkan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang marak di Merangin.

"Agar dapat memberikan perhatian khusus kepada PETI dan perambahan hutan, karena tidak hanya menimbulkan kerusakan alam, tetapi juga menelan korban jiwa," katanya.

Fachrori juga berharap adanya sinergitas percepatan pembangunan di Kabupaten Merangin.

"Kepada Bupati dan Wakil Bupati Merangin yang baru saja dilantik, saya berharap saudara-saudara dapat bekerja solid harmonis dengan tujuan yang sama membangun Kabupaten Merangin. Saudara-saudara harus bisa bekerja untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan tugas dan kewenangan yang diamanatkan dalam Undang-Undang," kata Fachrori.

Sementara itu Bupati Merangin, Al Haris mengatakan, pemerintah Kabupaten Merangin akan terus berkomitmen melaksanakan agenda-agenda pembangunan terutama mengatasi maraknya PETI dan perambahan hutan.

"Agenda kami ke depan sudah menunggu, dan kami akan bekerja untuk membangun Kabupaten Merangin. Dan untuk masalah PETI dan perambahan hutan selama ini pemerintah telah bekerja untuk mengatasinya dengan melakukan patroli bersama TNI/POLRI," jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa dengan diadakannya patroli rutin, aktivitas PETI di Merangin telah banyak berkurang. 

"Dilihat eskavator berkurang, dan kami juga telah mengembalikan fungsi lahan yang digunakan untuk PETI menjadi lahan pertanian, walaupun kami menyadari ada juga yang masih melakukan aktivitas yang mungkin tidak terpantau oleh kami," ungkapnya.

Sedangkan untuk masalah perambahan hutan, Haris mengaku, terus berupaya melakukan tindakan tegas.  Beberapa waktu lalu katanya, ada yang ditangkap karena merambah hutan.

"Sekarang yang harus dilakukan adalah penertiban dan pengawasan pemerintah dan turun ke masyarakat, diharapkan dapat mengurangi terjadinya PETI. Dan kita akan terus melakukan pengawasan terhadap hutan agar tidak dirusak" tutupnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved