Sejarah Indonesia

Misinya Hanya Diketahui Sang Komandan, Anggota Kopassus ini Rela Mati Ditembak Teman Sendiri

Pemberontakan di Indonesia oleh gerakan-gerakan separatis hingga sekaring masih ada terbentuk dan beroperasi.

Misinya Hanya Diketahui Sang Komandan, Anggota Kopassus ini Rela Mati Ditembak Teman Sendiri
net
Komando Pasukan Khusus (Kopassus) 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemberontakan di Indonesia oleh gerakan-gerakan separatis hingga sekaring masih ada terbentuk dan beroperasi.

Membuat pihak tentara Nasional Indonesia (TNI) terus menjalankan misi-misi rahasia untuk mengungkap dan menumpas kelompok separatis itu.

Bahkan beberapa misi sulit sudah banyak diselesaikan oleh pasukan khusus kebanggan TNI AD ini.

Dalam sejarah panjangnya, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat mengukuhkan diri sebagai pasukan yang mampu menangani tugas-tugas berat.

Beberapa operasi yang dilakukan oleh Kopassus diantaranya adalah operasi penumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, Operasi Seroja di Timor Timur.

Baca: Tanoto Foundation Latih 161 Fasilitator Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar Jambi

Baca: Sempat Terjadi Saling Dorong dan Lempar dengan Polisi, Siang Mahasiwa UIN Bubarkan Diri

Catatan gemilang Kopassus Indonesia memang sudah tak dipertanyakan lagi.

Kisah-kisah menarik pasukan elit Indonesia ini memang tak sedikit yang luput dari perhatian publik.

Sebagai prajurit komando, para anggota Kopassus dibekali berbagai keahlian khusus. Seperti kemampuan intelijen yang mumpuni.

Satu di antaranya adalah kisah Sersan Badri (bukan nama sebenarnya), anggota satuan intelijen Kopassus atau Sandhi Yudha.

Melansir buku Kopassus untuk Indonesia, karangan Iwan Santosa dan EA Natanegara, Sersan Badri ditugaskan untuk masuk ke lingkaran utama Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 2003.

Ilustrasi Kopassus
Ilustrasi Kopassus 

Sebelum ditumpas habis, GAM sempat beberapa kali melancarkan aksinya di Aceh. Basis militer mereka berada di Lhokseumawe.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved