Kebakaran Lahan di Batanghari Terus Alami Peningkatan

Hingga bulan September 2018, kebakaran hutan dan lahan yang tercatat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Batanghari

Kebakaran Lahan di Batanghari Terus Alami Peningkatan
tribunjambi/abdullah usman
Kebakaran lahan di Batanghari 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Hingga bulan September 2018, kebakaran hutan dan lahan yang tercatat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Batanghari terus meningkat, Rabu (19/9).

Dari januari hingga September 2018, BPBD Batanghari mencatat lebih kurang 173 Ha lahan terbakar, terdiri dari perkebunan, lahan warga dan perusahaan. Jumlah tersebut mengalami peningkatan setiap bulannya.

" Untuk kebakaran lahan memang terjadi peningkatan kasus terutama dari bulan januari hingga September. Januari - Juni saja ada 4,37 H lahan terbakar. Juli - September meningkat menjadi 168,69 H lahan terbakar," ujar Kasi Ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik Makmun kepada tribunjambi.com

Dijelaskannya pula, pada bulan Januari terjadi satu titik api, pada bulan Februari, Maret titik api nihil. April satu titik api dengan luas terbakar satu hektare, Mei satu titik api dengan luas terbakar 1,3 H dan pada bulam Juni Satu titik api dengan luas terbakar setengah hektare, dengan total 4,37 H lahan terbakar.

Lebih lanjut dikatakannya pula, untuk Karhutlah dari bulan Juli - September terdapat 37 titik api. Yang terjadi hampir di semua kecamatan dengan luas lahan terbakar mencapai 168,69 H. Didominasi lahan sawit, perkebunan dan lahan masyarakat yang terbakar.

"Titik terbesar berada di Kecamatan Muara Bulian, dan Bajubang. Indikasi sengaja dibakar masyarakat namun untuk pelaku pembakaran tidak ditemukan saat kejadian," jelasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved