Disuruh Introspeksi Diri Usai Ditolak Batam, Ratna Sarumpaet: Pengelola Negaranya Bermasalah

Ratna Sarumpet angkat bicara saat dirinya diminta introspeksi diri terkait penolakannya di sejumlah daerah.

Disuruh Introspeksi Diri Usai Ditolak Batam, Ratna Sarumpaet: Pengelola Negaranya Bermasalah
TRIBUNNEWS.COM / YURIKE BUDIMAN
Ratna Sarumpaet mendatangi Polres Jakarta Utara, Senin (27/6/2016) untuk menuntut pembebasan dua warga Penjaringan 

TRIBUNJAMBI.COM - Ratna Sarumpet angkat bicara saat dirinya diminta introspeksi diri terkait penolakannya di sejumlah daerah.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @RatnaSpaet yang diunggah pada Selasa (18/9/2018).

Awalnya, Ratna mengatakan jika dirinya tidak disukai rezim sekarang ini karena kerap mendapat penolakan.

Menanggapi hal tersebut, netter dengan akun @priyawicaksana kemudian meminta Ratna untuk introspeksi diri kenapa ia sering ditolak.

"Makanya instropeksi diri... Kenapa kemana mana di tolak....," tulis akun @priyawicaksana.

Baca: Ikuti Panduan Registrasi Daftar di Link sscn.bkn.go.id CPNS 2018, ini Bahan yang Perlu Diunggah

Ratna membalas dan menyebut jika tidak ada masalah dengan dirinya.

Menurutnya, yang bermasalah justru pengelola negara.

"Aku nggak apa2 kok. Kalau Negara sampai ketakutan begitu menerima kedatangan satu orang aktivis, biasanya sih pengelola negaranya bermasalah," tulisnya.

Baca: Penemuan OTK, Dinsos Sarolangun Serahkan ke RSJ Jambi

Reaksi Ratna Sarumpet saat diminta introspeksi terkait penolakannya di Batam, diunggah pada Selasa (18/9/2018) (Capture Twitter/@RatnaSpaet)

Sementara itu, diberitakan sebelumnya dari Kompas.com, kedatangan Ratna Sampuaet, salah satu tokoh Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (16/9/2018) mendapatkan penolakan dari sejumlah warga Batam.

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved