Kapolda Jambi Ajak Mahasiswa Unja Melawan Hoaks

Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mendukung untuk melawan hoaks. Dalam hal ini, mahasiswa Universitas Jambi (Unja) mendapat

Kapolda Jambi Ajak Mahasiswa Unja Melawan Hoaks
TRIBUN JAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI
Kolase : Kapolda Jambi saat memberikan kuliah umum di Universitas Jambi. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mendukung untuk melawan hoaks. Dalam hal ini, mahasiswa Universitas Jambi (Unja) mendapat kuliah umum dengan tajuk 'Say No To Hoax and Cyber Crime', Senin (17/9).

Kuliah umum tersebut diberikan langsung oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol Kuchlis AS kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Balairung Unja.

Dalam materinya, Muchlis menghimbau untuk berlaku bijak dalam bermedia sosial.

Baca: Alokasi Belanja pada RAPBD tahun 2019 Diarahkan Untuk Tingkatkan Pembiayaan Publik

"Gunakanlah sosial media dengan bijak dengan memberikan hal-hal yang positif. Hindari hal yang negatif seperti provokasi dan ujaran kebencian. Karena dapat merugikan kalian semua," ujarnya.

Perbuatan yang dilakukan penyebar berita hoax atau bohong, katanya, sama sekali tidak patut ditiru apalagi diikuti. Pasalnya, tujuan pelaku kejahatan siber hanya untuk jatuhkan lawan dan tidak bertanggung jawab.

"Apalagi di tahun politik ini sangat dibutuhkan kehati-hatian dalam memilah milih berita. Jangan sampai terjebak atau terpancing hoax. Selagi di media sosial ada yang positif, ambil. Kalau negatif, mari kita sama-sama mencegahnya. Jangan sampai kita terpecah belah di NKRI," tegasnya.

Pihaknya saat ini telah melakukan patroli media sosial melalui Cyber Crime yang dimiliki Polda Jambi.

"Biasanya perbuatan tersebut dilakukan dalam bentuk perbuatan tidak menyenangkan di media sosial seperti Facebook," jelasnya.

Baca: Mantan Ketua DPD PAN Batanghari dan Cs-nya Jalani Sidang Perdana Penyalahgunaan Narkotika

Baca: Sidang Perdana Dugaan Penyalahgunaan Dana Pilwako Jambi Segera Digelar, Ini Majelis Hakimnya

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Rektor Unja Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Provinsi Jambi, Pejabat utama Polda Jambi dan 500 mahasiswa Fakuktas Ekonomi dan Bisnis.

Dalam materinya Kapolda Jambi juga sempat menyampaikan beberapa hal. Pertama, hoax survey data digital, pengertian, jenis, bentuk penyaluran, tujuan penyebaran, sarana penyebaran Hoax.

Lalu, Undang Undang No 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang Undang No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kemudian, Illegal Content dan Illegal Access, dan empat kondensus dasar bangsa.

Baca: Kumpulkan Kepala Sekolah, Fasha Minta Kepsek Tak Halangi Pemberian Vaksin MR

Baca: VIDEO: Pelantikan Indonesia Off-Road Federation Masa Bakti 2018-2022

Baca: Transaksi Narkoba di Sebuah Rumah Kosong di Tungkal Ilir, Asim Diringkus Polisi

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved