VIDEO

VIDEO: Hancurnya Sungai Jambi Akibat Penambangan Emas Ilegal, Lihat Perbedaan Airnya

Pantauan di Sungai Batang Tabir, Kabupaten Merangin, pada aliran dari Desa Air Liki hingga ke Desa Ngaol, ada lebih 5 titik penambangan emas.

TRIBUNJAMBI.COM - Tahukah Anda penambangan emas ilegal di Provinsi Jambi? Tahukah Anda kondisi sungai saat ini, yang jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu?

Sejumlah sungai di Provinsi Jambi saat ini sedang berada dalam ancaman yang serius. Aksi penambangan emas liar sudah sangat mengkhawatirkan.

Penambang mengeruk aliran sungai dan badan sungai secara membabibuta, demi secuil emas, untuk kekayaan pribadi.

Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) masih bergejolak. Tujuh mesin dompeng diamankan polisi di Kabupaten Merangin, Rabu (24/5).
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) masih bergejolak. Tujuh mesin dompeng diamankan polisi di Kabupaten Merangin, Rabu (24/5). (TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI)

Pantauan Tribun Jambi di Sungai Batang Tabir, Kabupaten Merangin, pada aliran dari Desa Air Liki hingga ke Desa Ngaol, terdapat lebih lima titik penambangan emas.

Para penambang beroperasi di pinggir sungai. Mereka menggunakan alat berat untuk menggerus emas dari perut bumi ini.

Alat berat yang digunakan jenis excavator. Alat ini mengeruk material dari dalam tanah. Material itu selanjutnya dicampur dengan bahan kimia berbahaya, yakni merkuri.

Zat yang berbahaya bagi kesehatan dan ekosistem ini mampu mengikat emas, sehingga emas terpisah dari meterial lain.
Proses pemisahan itu dilakukan di pinggir sungai.

Sisa merkuri itu akhirnya masuk ke air aliran sungai, dan diyakini akan merusak ekosistem di sana.

Namun, hal ini tentu saja tak terlihat kasat mata. Dampak langsung yang terlihat adalah kekeruhan aliran sungai di sekitar area tambang liar.

Para penambang itu terlihat tidak terlalu peduli dengan orang yang lalu lalang di sungai. Mereka terus melakukan aktivitasnya, menggerakkan alat beratnya, bahkan hingga ke kaki Taman Nasional Kerinci Seblat ( TNKS).

Ini beberapa foto penambangan emas tanpa izin ( PETI) dokumentas Tribun Jambi beberapa waktu lalu:

Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) masih bergejolak. Tujuh mesin dompeng diamankan polisi di Kabupaten Merangin, Rabu (24/5).
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) masih bergejolak. Tujuh mesin dompeng diamankan polisi di Kabupaten Merangin, Rabu (24/5). (TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI)
Perang terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti) terus digalakkan Polres Merangin. Kamis (25/5) tujuh unit berhasil diamankan aparat di desa Sialang, Kecamatan Pamenang.
Perang terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti) terus digalakkan Polres Merangin. Kamis (25/5) tujuh unit berhasil diamankan aparat di desa Sialang, Kecamatan Pamenang. (TRIBUNJAMBI/HERUPITRA)
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) masih bergejolak. Tujuh mesin dompeng diamankan polisi di Kabupaten Merangin, Rabu (24/5).
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) masih bergejolak. Tujuh mesin dompeng diamankan polisi di Kabupaten Merangin, Rabu (24/5). (TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI)

Baca: Penasaran Status Baru Hailey Baldwin dan Justin Bieber, Sudah Nikah? Dijawab dengan Tweet

Baca: Mantan Suami Tamara Blezynski Diperiksa Penyidik KPK, Teuku Rafly Pasya Dicecar 20 Pertanyaan

Baca: Gadis Jambi Pariwisata 2018 Takjub Tari Nitih Mahligai, Semua Penari Dirasuki Roh

Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved