Senjata Masuk Karung dengan tulisan ‘Alat Pertanian’, Aksi Tegang Kopassus Menyamar Jadi Mahasiswa

Pertempuran pasukan Kopassus di Timor Timur menjadi satu diantara kisah heroik pasukan TNI dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.

Senjata Masuk Karung dengan tulisan ‘Alat Pertanian’, Aksi Tegang Kopassus Menyamar Jadi Mahasiswa
Anggota pasukan TNI saat operasi Seroja di Timor Timur. TNI turunkan Kopassus untuk merebut obyek vital yang dikuasai pasukan musuh 

TRIBUNJAMBI.COM - Pertempuran pasukan Kopassus di Timor Timur menjadi satu diantara kisah heroik pasukan TNI dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.

Pasukan Kopassus ini diterjunkan pertama kali ke lokasi pertempuran sebelum pasukan lain datang.

Sebagai pasukan perintis, Kopassus melancarkan berbagai aksi tempur dan intelejen.

Baca: Live Streaming Timnas Indonesia Vs Mauritius, Laga Digelar Pukul 16.00 WIB

Kekuatan militer di suatu negara jika akan melancarkan operasi tempur ke salah satu target umumnya terlebih dahulu mengirim pasukan intelijen.

Tujuan pasukan intelijen yang masuk ke daerah musuh secara diam-diam itu adalah untuk mengumpulkan informasi mengenai kekuatan tempur lawan.

Target lainnya yang diintai adalah wilayah yang akan menjadi operasi pendaratan pasukan baik dari laut maupun udara.

Mereka juga berusaha membangun kontak dengan kelompok-kelompok perlawanan setempat.

Baca: Kelakuan ISIS Sebelum Dijadikan Budak, Jika Wanita Telah Memiliki Buah Dada, Maka Sudah Siap

Ketika militer Indonesia (ABRI) berencana akan melakukan operasi militer ke Timor Timur (sekarang Timor Leste) demi mendukung rakyat yang mau berintegrasi dengan RI, langkah awal yang ditempuh adalah melancarkan operasi intelijen terlebih dahulu.

Demi melancarkan operasi intelijen itu, Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) mendirikan semacam markas (safe house) di Motaain, Belu, NTT. 

Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI)
Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) (Net)

Markas tersebut berfungsi untuk membentuk jaringan dengan kelompok-kelompok pro integrasi yang ada di Tim-Tim.

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved