Relationship

Istri Keluhkan 'Mr P' Suami Kurang Keras, Benarkah Rokok Penyebabnya?

Hubungan intim yang sehat dan menggairahkan menjadi salah satu faktor harmonisan dalam rumah tangga. Namun, tidak semua pasangan

Istri Keluhkan 'Mr P' Suami Kurang Keras, Benarkah Rokok Penyebabnya?
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Hubungan intim yang sehat dan menggairahkan menjadi salah satu faktor harmonisan dalam rumah tangga. Namun, tidak semua pasangan mendapatkan anugerah tersebut. Banyak faktor penyebabnya, salah satunya diungkapkan dr. Reza Pahlevi yang dilansir Klikdokter.com.

"Banyak ibu rumah tangga yang mengeluh mengapa penis suaminya kurang keras. Hal ini menyebabkan hubungan seksual jadi kurang memuaskan," ujar dr. Reza. Reza menyebut, salah satu hal yang menyebabkan penis kurang keras adalah merokok. Mengapa demikian?

Baca: Kuburan Berusia 4.000 Tahun di Mesir Dibuka Untuk Umum. Begini Penampakan di Dalamnya

Ereksi dan Faktor-Faktor yang memengaruhi

Ereksi pada pria terjadi karena adanya rangsangan seksual, baik yang berasal dari pancaindera maupun imajinasi. Saat rangsangan tersebut terjadi, otak akan mengolah rangsangan tersebut dan menimbulkan respons berupa pembesaran pembuluh darah penis. Selanjutnya, pembuluh darah dalam penis akan terisi oleh darah sehingga menyebabkan penis mengeras.

Beberapa faktor yang berperan agar penis dapat mengeras dengan maksimal adalah faktor psikologis, kebugaran tubuh secara umum, serta kesehatan sistem saraf, darah, jantung, dan pembuluh darah. "Jika ada gangguan pada salah faktor tersebut, kemampuan pria untuk ereksi dengan maksimal akan terganggu. Hal ini sering disebut sebagai disfungsi ereksi," jelasnya.

Dampak merokok pada kemampuan ereksi

Berbagai penelitian di dunia telah membuktikan bahwa merokok dapat menyebabkan gangguan ereksi pada pria. Para peneliti kemudian menelaah lebih dalam lagi untuk menemukan alasan mengapa merokok dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Baca: Jangan Cepat Menyimpulkan, Video Dua Anak Tanpa Pakaian Ditinggal dalam Mobil Sudah Diklarifikasi

Baca: Menurunkan Berat Badan pada Pria Lebih Mudah dan Menyehatkan, Mengapa Wanita Sebaliknya?

Seorang peneliti dari Amerika Serikat, Christopher B. Harte, Ph.D., menyebutkan bahwa salah satu mekanisme yang menyebabkan penis pria perokok kurang keras-dibandingkan dengan penis pria yang tidak merokok -adalah karena pada perokok terjadi gangguan regulasi persarafan yang mengatur detak jantung. Hal ini menyebabkan pompa darah ke penis kurang maksimal saat terjadi rangsangan seksual, sehingga penis tidak mampu berereksi maksimal.

Selain itu, berbagai radikal bebas yang terdapat dalam rokok dapat menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah dalam tubuh -termasuk pembuluh darah pada penis. Hal ini membuat kemampuan pembuluh darah penis dalam menampung darah akan berkurang dan menyebabkan penis kurang keras.

"Mari jaga kesehatan tubuh -salah satunya dengan berhenti merokok. Dengan demikian, selain dapat menjaga kualitas hubungan seksual dengan pasangan, Anda pun dapat mencegah berbagai penyakit lain yang dapat disebabkan oleh rokok," saran Reza mengakhiri.

Baca: Gara-gara Mata Acara Sambut Tahun Ajaran Baru Ini, Ortu Pindahkan Anaknya ke Sekolah Lain

Baca: VIDEO: Pelampung Terlepas, Balita Coba Selamatkan Diri Sendiri. Ibunya Sibuk dengan. . .

Baca: Bocah 8 Tahun Mengaku Diajak Mesum oleh Teman di Sekolahnya, Kagetkan Orangtua

Penulis: fifi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved