Diputus Gara-Gara Nunggak, PDAM Tirta Sako Betuah Berikan Keringanan untuk Pasang Baru

Pihak PDAM Tirta Sako Betuah Kabupaten Sarolangun akan memutus sambungan PAM bagi pelanggan yang menunggak.

Diputus Gara-Gara Nunggak, PDAM Tirta Sako Betuah Berikan Keringanan untuk Pasang Baru
Net
07102011_keran_air_pdam

Laporan wartawan Tribun Jambi, wahyu herliyanto.

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sako Betuah Kabupaten Sarolangun akan memutus sambungan PAM bagi pelanggan yang menunggak. Sebab, tunggakan bisa menghambat peningkatan pelayanan pada masyarakat.

Direktur PDAM Tirta Sako Betuah, Syargawi mengatakan, pada dasarnya pihaknya tetap berupaya preventif mengatasi masalah itu. Asalkan, pelanggan punya itikad baik untuk melunasi tunggakan.

“Seharusnya tiga bulan paling lama menunggak itu sudah harus diputus sambungannya. Tetapi sebelum diputus, kami tetap berupaya melakukan pendekatan secara preventif,” kata Syargawi.

Sebelum pemutusan, jelasnya, para pelanggan disurati dan diberitahukan tenggat waktu terlebih dahulu untuk melunasi. Jika upaya tersebut juga tidak terpenuhi, barulah dilakukan pemutusan.

“Kita surati dulu. Pelanggan diberi tahu agar bisa melunasi dan diberi tambahan waktu untuk bisa membayar, misalnya selama satu minggu. Jika tidak juga, maka baru diputus sambungannya,” tambahnya.

Syargawi menyebut, kalaupun diputus para pelanggan masih tetap bisa menjadi pelanggan baru. Namun dengan syarat tunggakan yang lama harus dilunasi.

PDAM juga memberi keringanan pada pelanggan yang sudah diputus jika ingin menjadi pelanggan PDAM lagi, yakni dapat pengurangan membayar tunggakan atau diskon 40 persen dan tanpa biaya sambungan baru.

“Program ini khusus pelanggan yang diputus 2017 ke bawah dan berlaku sampai 31 Desember 2018 ini,” katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved