Terlanjur Dibongkar, Penerima Bedah Rumah di Sungai Penuh Kecewa Belum Bisa Lakukan Pembangunan

Padahal kata dia, tandatangan RAB untuk pembangunan rumahnya telah dilakukan. Bahkan rumahnya yang akan dibedah juga telah dirobohkan.

Terlanjur Dibongkar, Penerima Bedah Rumah di Sungai Penuh Kecewa Belum Bisa Lakukan Pembangunan
tribunjambi/herupitra
Rumah warga penerima program bedah rumah di Sungai Penuh, yang sudah dibongkar 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heru Fitrah

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Sebanyak 152 kepala keluarga (KK) di Kota Sungai Penuh, yang menerima program bedah rumah mengeluh. Sebab, pembangunan rumah belum juga bisa dilakukan, karena tak ada bahan. Padahal ada sebagian rumah penerima bantuan yang telah dbongkar.

Seperti yang disampaikan salah satu warga penerima program bedah rumah yang bersumber dari dana hibah DAK 2018 melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Sungai Penuh. Wanita yang tak menyebutkan namanya ini, mengaku kecewa rumahnya belum juga bisa dilakukan pembangunan.

Baca: Pakai Pola Edukasi, Bupati Masnah Tanggapi Masyarakatnya yang Masih Pakai Jamban

Padahal kata dia, tandatangan RAB untuk pembangunan rumahnya telah dilakukan. Bahkan rumahnya yang akan dibedah juga telah dirobohkan.

“Tapi saat kita ingin membangun, toko tempat mengambil bahan tidak mau memberikan bahan untuk pembangunan tersebut,” sebut wanita paruh baya ini.

Baca: Kabar Ahok Bakal Menikahi Mantan Pengawal Veronica Tan, Ini Fakta Rumah Tangganya

Pihak toko tidak mau memberikan bahan untuk pembangunan rumah kata wanita ini, karena dana belum cair ke pihak toko. Sehingga pihak toko tidak bisa untuk memberikan bahan, sebelum dana tersebut diberikan.

“Alasan orang toko bangunan seperti itu. Sehingga pembangunan rumah kita jadi terbangkalai. Apa lagi kita sudah terlanjur membongkar rumah kita,” sesalnya.

Baca: Pascakerusuhan di Kerinci, Tiga Tersangka Masih Jalani Proses Pemeriksaan Lebih Lanjut

Penelusaran Tribunjambi.com, pihak toko dihubungi membenarkan hal itu. Mereka mengatakan, hingga saat ini dana belum masuk ke pihak mereka.

“Ya kita stop dulu menyalurkan bahan. Sebab dana belum sampai ke kita,” kata pemilik toko, yang minta namanya tak disebutkan.

Baca: Akan Menikah Lagi, Dikabarkan Ahok Meminang Mantan Ajudan Veronica Tan

Seharusnya kata pemilik toko bangunan, dari Dinas Perkim sudah bisa melakukan proses pencairan dana tersebut. Namun, hingga saat ini sudah dua bulan ditunggu dana tersebut belum juga masuk.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved